GILIMANUK — Ratusan kendaraan roda empat dan dua terpantau mengantre di area Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, sejak Senin (16/6) sore. Lonjakan volume kendaraan terjadi seiring dimulainya libur panjang yang berbarengan dengan perayaan Idul Adha dan peringatan Hari Lahir Pancasila.
Kapasitas Tambahan 58 Kendaraan Sekali Jalan
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) merespons situasi ini dengan mengerahkan satu unit kapal bantuan dari dermaga lain. Kapal tambahan itu mampu mengangkut hingga 58 kendaraan dalam sekali pelayaran, melengkapi jadwal reguler yang sudah berjalan.
“Kami menambah satu kapal untuk mengantisipasi lonjakan di lintasan Ketapang–Gilimanuk. Kapasitas tambahan ini diharapkan bisa memangkas waktu tunggu kendaraan,” ujar Manajer Operasional ASDP Gilimanuk, I Putu Wirawan, dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Selasa (17/6).
Puncak Arus Diprediksi Terjadi Malam Ini
Data dari posko ASDP mencatat, hingga Selasa siang, jumlah kendaraan yang menyeberang dari Ketapang ke Gilimanuk mencapai 4.200 unit, naik 25 persen dibanding hari biasa. Kepadatan tertinggi diperkirakan terjadi pada Selasa malam hingga Rabu dini hari.
“Kami imbau pengendara untuk menyesuaikan jadwal keberangkatan. Tiket feri bisa dipesan daring untuk menghindari antrean panjang di lokasi,” kata Wirawan menambahkan.
Antrean Kendaraan Mengular hingga 2 Kilometer
Pantauan di lapangan, antrean kendaraan pribadi dan truk logistik mengular hingga dua kilometer dari pintu masuk pelabuhan. Sejumlah pemudik memilih menepi di warung pinggir jalan sambil menunggu giliran masuk ke kapal.
“Sudah satu jam lebih di antrean. Semoga kapal bantuannya cepat datang,” ujar Made, seorang pemudik asal Denpasar yang hendak menuju Jawa Timur.
Langkah Antisipasi: Posko Terpadu dan Penambahan Dermaga
ASDP bersama Polres Jembrana dan Dinas Perhubungan setempat mendirikan posko terpadu di area pelabuhan. Personel gabungan disiagakan untuk mengatur lalu lintas kendaraan dan memberikan informasi jadwal kapal secara real-time.
“Kami juga menyiapkan dermaga cadangan jika situasi semakin padat. Semua pihak berkoordinasi agar arus mudik Idul Adha berjalan lancar,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Jembrana, Nyoman Suardana.
Penambahan kapal bantuan ini akan berlaku hingga libur panjang usai. Masyarakat diimbau memantau akun media sosial resmi ASDP untuk informasi terbaru jadwal penyeberangan.