DENPASAR — Pertamina Patra Niaga memutuskan untuk memperkuat distribusi LPG 3 kg di Bali dengan tambahan pasokan mencapai 212.800 tabung. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan permintaan selama libur panjang Idul Adha yang jatuh pada 27 hingga 31 Mei 2026.
Antisipasi Lonjakan Konsumsi Selama Libur Panjang
Periode libur panjang biasanya diikuti peningkatan aktivitas memasak di rumah tangga dan sektor kuliner. Pertamina memproyeksikan konsumsi LPG 3 kg akan naik signifikan, terutama di kawasan pariwisata seperti Badung, Gianyar, dan Kota Denpasar.
Penambahan 212.800 tabung ini tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Bali. Pasokan tambahan mulai didistribusikan sejak pekan ini melalui agen dan pangkalan resmi.
Stok Aman, Masyarakat Diimbau Beli di Pangkalan Resmi
Pertamina menjamin stok LPG 3 kg dalam kondisi aman dan mencukupi selama periode Idul Adha. Masyarakat diimbau untuk membeli tabung gas bersubsidi ini hanya di pangkalan resmi guna menghindari harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Kami pastikan pasokan aman. Masyarakat tidak perlu khawatir dan tidak perlu panic buying,” demikian pernyataan dari pihak Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara.
Fokus pada Rumah Tangga dan Usaha Mikro
LPG 3 kg atau yang dikenal sebagai gas melon merupakan energi utama bagi rumah tangga kurang mampu dan pelaku UMKM di Bali. Distribusi tambahan ini difokuskan untuk menjaga harga tetap stabil di tingkat konsumen akhir.
Selain menambah pasokan, Pertamina juga meningkatkan pengawasan di lapangan. Tim monitoring akan memantau distribusi di titik-titik rawan kelangkaan, seperti pasar tradisional dan kawasan padat penduduk.
Koordinasi dengan Pemda dan Aparat
Pertamina berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta aparat keamanan untuk memastikan distribusi berjalan lancar. Langkah ini juga untuk mencegah penimbunan atau penyalahgunaan LPG bersubsidi.
Peningkatan pasokan serupa rutin dilakukan setiap tahun menjelang hari besar keagamaan dan libur nasional. Data tahun sebelumnya menunjukkan konsumsi LPG 3 kg di Bali bisa naik 10 hingga 15 persen selama periode libur panjang.