Pencarian

Umat Buddha di Vihara Sakyamuni Denpasar Gelar Upacara Pattidana Jelang Waisak, Limpahkan Jasa Kebajikan ke Leluhur

Senin, 25 Mei 2026 • 15:18:01 WIB
Umat Buddha di Vihara Sakyamuni Denpasar Gelar Upacara Pattidana Jelang Waisak, Limpahkan Jasa Kebajikan ke Leluhur
Umat Buddha di Vihara Sakyamuni Denpasar melaksanakan upacara Pattidana sebagai persiapan menjelang Waisak.

DENPASAR — Bukan sekadar rangkaian doa, upacara Pattidana yang digelar di Vihara Sakyamuni, Denpasar, menjadi momen bagi umat Buddha untuk secara khusus melimpahkan jasa kebajikan kepada para leluhur dan makhluk yang telah mendahului. Ritual ini berlangsung khidmat pada Minggu (24/5), sepekan sebelum puncak perayaan Tri Hari Suci Waisak 2026.

Apa yang Membuat Pattidana Berbeda dari Ritual Waisak Lainnya?

Jika perayaan Waisak identik dengan mediasi dan perenungan kelahiran, pencerahan, serta parinibbana Sang Buddha, Pattidana memiliki fokus yang lebih personal. Umat meyakini bahwa pahala dari perbuatan baik yang mereka lakukan tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga bisa dialirkan kepada orang tua, kerabat, dan semua makhluk yang sudah tiada.

Prosesi ini biasanya diawali dengan puja bakti, dilanjutkan dengan pembacaan paritta, dan diakhiri dengan doa pelimpahan jasa. Suasana di Vihara Sakyamuni tampak hening saat para bhikkhu memimpin jalannya upacara, diikuti oleh umat yang duduk bersila dengan khusyuk.

Mengapa Tradisi Ini Krusial Jelang Waisak?

Bagi umat Buddha di Bali, Pattidana bukan hanya seremoni. Ini adalah bentuk bakti vertikal kepada leluhur sekaligus latihan melepas keterikatan. Dalam ajaran Buddha, melimpahkan jasa kebajikan juga dipercaya dapat memperkuat tekad untuk terus berbuat baik di masa kini.

“Ini adalah momen untuk mengingat bahwa kebajikan tidak pernah sia-sia. Dengan melimpahkannya, kita justru semakin terlatih untuk tidak egois,” ujar salah satu pengurus vihara yang memandu jalannya upacara.

Peringatan Tri Hari Suci Waisak tahun ini menjadi perhatian khusus karena bertepatan dengan akhir pekan panjang. Sejumlah vihara di Denpasar dan sekitarnya telah menyiapkan rangkaian kegiatan tambahan, termasuk bhakti sosial dan pawai lampion yang direncanakan pada puncak perayaan 31 Mei mendatang.

Bagikan
Sumber: radarbadung.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks