DENPASAR — D’Youth Fest 6.0 membuktikan diri sebagai motor penggerak ekonomi kreatif di Kota Denpasar. Seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung selama lebih dari satu bulan berhasil mendorong perputaran uang hingga Rp3,2 miliar, dengan jumlah pengunjung mencapai 42 ribu orang pada puncak acara.
Kolaborasi Seni dan Lokasi Baru Jadi Daya Tarik Utama
Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Luh Putu Riyastiti, menyebut capaian ini tak lepas dari kolaborasi apik berbagai pihak. Pada malam puncak, pengunjung disuguhkan penampilan Ogoh-Ogoh Gajah karya Keduk Garage yang berkolaborasi dengan ST. Yowana Saka Bhuwana serta komposer I Wayan Ari Wijaya.
“Peningkatan jumlah pengunjung hingga mencapai sekitar 42 ribu orang serta nilai transaksi yang menembus Rp3,2 miliar merupakan capaian yang bagus. Ini menunjukkan bahwa D’Youth Fest tidak hanya menjadi ruang berkumpul dan berekspresi bagi generasi muda, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif di Kota Denpasar,” ujar Riyastiti.
Pemindahan lokasi dari Lapangan Lumintang ke Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung (Puputan) di pusat keramaian juga disebut sebagai faktor penarik. Lokasi yang lebih strategis membuat akses pengunjung semakin mudah.
Rangkaian Acara Sepanjang Sebulan Penuh
D’Youth Fest 6.0 tidak hanya berlangsung dua hari. Rangkaian kegiatan dimulai sejak pertengahan Juni 2026 dengan pementasan Operet “This Week” pada 12-15 Juni. Kemudian dilanjutkan Glory of Youth yang menghadirkan kompetisi esports pada 1-5 Juli 2026.
Memasuki pertengahan Juli, Area Kreator (Kreha) digelar pada 10-12 Juli 2026 sebagai wadah promosi produk ekonomi kreatif lokal. Puncak acara pada 11-12 Juli menampilkan musisi nasional dan lokal, sebelum ditutup dengan Denpasar Tattoo Expo pada 24-25 Juli 2026.
Riyastiti menambahkan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti ekosistem kreatif yang produktif. “Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkolaborasi sehingga kegiatan ini mampu memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” katanya.
Dampak Ekonomi bagi UMKM dan Komunitas Lokal
Peningkatan nilai transaksi dari Rp1,4 miliar menjadi Rp3,2 miliar menunjukkan semakin besarnya kepercayaan masyarakat terhadap event kreatif milik Pemkot Denpasar. Ajang ini memberikan ruang bagi pelaku UMKM, komunitas kreatif, dan seniman untuk memasarkan produk serta karyanya.
Ke depan, Pemerintah Kota Denpasar akan mengevaluasi tingkat keberhasilan kegiatan ini. Riyastiti menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan event kreatif berkualitas sebagai bagian dari penguatan sektor pariwisata berbasis budaya serta ekonomi kreatif.
“Melalui capaian tersebut, D’Youth Fest diharapkan terus berkembang menjadi agenda tahunan unggulan yang mampu mendorong lahirnya talenta muda serta memperkuat posisi Denpasar sebagai kota yang kreatif, inovatif, dan berbudaya,” pungkasnya.