Toyota Sequoia dan Tundra Trailhunter 2027: Paket Off-Road Cerdas untuk Kelas Full-Size

Penulis: Feri Andika  •  Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:02:31 WIB
Toyota Sequoia dan Tundra Trailhunter 2027 menjalani uji medan di jalur off-road Colorado dan Utah.

BALI — Kami sempat menjajal keduanya di jalanan belakang Colorado dan jalur tambang Utah, dan pendekatan Toyota ini terasa seperti napas segar di segmen full-size yang sering kelebihan hiasan. Alih-alih memaksa konsumen membayar semua fitur interior, paket Trailhunter untuk Tundra dan Sequoia fokus pada apa yang benar-benar dibutuhkan saat meninggalkan aspal. Namun, ada beberapa kompromi teknis yang perlu Anda pahami sebelum mengeluarkan uang.

Paket Opsi, Bukan Trim Tertinggi: Strategi Harga yang Lebih Ramah

Berbeda dengan Tacoma dan 4Runner yang menjadikan Trailhunter sebagai trim puncak dengan semua fitur bawaan, Tundra dan Sequoia memperlakukannya sebagai paket opsi. Anda bisa menambahkannya ke varian SR5 4x4, yang merupakan trim termurah untuk Sequoia dan termurah kedua untuk Tundra. Ini adalah langkah cerdas karena pembeli tidak perlu membayar fitur-fitur premium yang tidak mereka inginkan.

Yang Anda dapatkan dari paket ini adalah peredam Old Man Emu (OME) yang disetel untuk medan berat, ban Michelin LTX Trail 33 inci di velg alloy perunggu 18 inci, recovery hook depan, skid plate aluminium, dan pelindung diferensial belakang aluminium. Ada juga Multi-Terrain Select, Crawl Control, dan diferensial belakang pengunci elektronik dengan kontrol tombol, plus lampu kabut Rigid dua warna di grille.

Peredam OME yang Berbeda: Lebih Sederhana dari Adik-Adiknya

Perlu dicatat, peredam OME pada Tundra dan Sequoia Trailhunter tidak se-robust versi Tacoma dan 4Runner. Unit ini berdiameter 2 inci dengan piston 46 mm tanpa external reservoir, sementara versi Tacoma dan 4Runner memakai peredam 2,5 inci dengan piston 60 mm dan reservoir eksternal di belakang. Konsekuensinya, tidak ada peningkatan ride height sama sekali karena pegas yang digunakan sama dengan SR5 standar.

Upper control arm juga masih baja standar, bukan versi forged aluminium perunggu seperti di Trailhunter Tacoma. Kabar baiknya, Desert Air Intake yang dipasang eksternal juga tidak ada di sini—bagi sebagian orang ini justru nilai plus karena mengurangi risiko masalah garansi.

Perbedaan Tenaga yang Mencolok: Hybrid Hanya di Sequoia

Ini kejutan menarik: mesin yang digunakan berbeda total di antara keduanya. Tundra SR5 hanya tersedia dengan mesin V6 twin-turbo 3.4 liter non-hybrid yang menghasilkan 389 hp dan torsi 479 Nm. Sementara Sequoia hanya tersedia dengan iForce Max hybrid, menggabungkan V6 twin-turbo yang sama dengan motor listrik untuk output gabungan 437 hp dan torsi 583 Nm.

Soal efisiensi, estimasi sementara menunjukkan Tundra di angka 19 mpg (17 kota/22 jalan tol) dan Sequoia hybrid di 20 mpg (19 kota/22 jalan tol). Angka ini masih perlu konfirmasi resmi, tapi setidaknya memberi gambaran awal untuk konsumsi bahan bakar harian.

Handling di Medan Berat: Wheelbase Menentukan Segalanya

Di jalur sempit, perbedaan wheelbase langsung terasa. Tundra dengan wheelbase 145,7 inci memaksa kami mundur untuk melewati gerbang sempit, sementara Sequoia dengan 122 inci bisa melewatinya sekali jalan. Namun, Tundra unggul di ground clearance: 9,3 inci berbanding 8,6 inci pada Sequoia. Approach angle juga lebih baik di Tundra berkat desain front-end yang lebih pendek.

Meski peredamnya lebih sederhana, performa OME di kedua kendaraan tetap mengesankan. Saat merayap di atas bebatuan, redaman cukup untuk mencegah gerakan berlebihan. Di jalanan bergelombang sedang, keduanya stabil. Untuk washboard road, mereka menanganinya dengan baik—meski kami tidak menguji kecepatan tinggi ala desert bombing yang memang domain TRD Pro. Di aspal, keduanya bahkan terasa lebih nyaman menyerap lubang dibanding SR5 standar.

Multi-Terrain Monitor: Fitur yang Paling Berguna

Fitur yang paling menonjol selama pengujian adalah Multi-Terrain Monitor. Sistem ini memberikan tampilan sisi dan depan pada kecepatan rendah di low range, sangat membantu saat melewati tanjakan tajam atau memposisikan ban. Ada juga mode transparent hood dan tampilan belakang. Saat diaktifkan, tampilan terrain memenuhi seluruh layar 14 inci yang baru—sangat lega dan jelas.

Kedua kendaraan juga sudah dibekali Toyota Safety Sense 4.0, peningkatan dari TSS 2.5 sebagai bagian dari perubahan tengah siklus. Ini nilai tambah yang signifikan untuk keamanan harian.

Kekurangan yang Perlu Dipertimbangkan

  • Ride height tidak berubah — pegas standar SR5 berarti tidak ada tambahan ground clearance dari paket ini.
  • Peredam tanpa external reservoir — kurang ideal untuk pengguna yang sering melibas medan berkecepatan tinggi dalam waktu lama.
  • Upper control arm standar — tidak ada peningkatan geometri suspensi dibanding SR5 biasa.
  • Harga belum diumumkan — Toyota masih bungkam soal biaya paket ini, menyulitkan kalkulasi nilai versus membeli aksesori aftermarket.

Tidak seperti Tacoma dan 4Runner yang menjadikan Trailhunter sebagai paket lengkap dengan segala peningkatan, versi Tundra dan Sequoia ini lebih seperti "SR5 dengan peralatan off-road esensial". Ini bukan keputusan yang buruk—justru lebih jujur terhadap kebutuhan pasar full-size yang biasanya tidak butuh semua fitur interior mewah.

Untuk pengguna yang serius off-road di medan berat, opsi TRD Pro tetap menjadi pilihan lebih mumpuni. Namun, jika kebutuhan Anda adalah off-road ringan hingga menengah dengan prioritas kenyamanan harian, paket Trailhunter ini menawarkan keseimbangan yang menarik. Keputusan akhir tetap menunggu angka resmi dari Toyota—dan seberapa besar selisih harga dengan SR5 standar.

Reporter: Feri Andika
Sumber: caranddriver.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top