BALI — Ribuan personel gabungan dikerahkan untuk mengawal aksi unjuk rasa yang berlangsung di Jakarta Pusat, Jumat kemarin. Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri menyebutkan, personel yang disiagakan berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan polsek jajaran.
"Pelayanan aksi unjuk rasa wilayah Jakarta Pusat sebanyak 4.263 personel gabungan (Polda, Polres, Polsek jajaran)," kata Erlyn dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.
Massa mahasiswa dijadwalkan turun ke jalan di lima titik strategis Ibu Kota. Selain Gedung DPR/MPR, titik lainnya meliputi Silang Selatan Monas, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Tugu Tani, dan Kementerian Keuangan.
Di kawasan Gedung DPR/MPR, situasi terpantau tertib. Namun, pihak kepolisian tetap menutup Jalan Jenderal Gatot Subroto di depan gedung parlemen untuk mencegah kepadatan lalu lintas. Langkah ini diambil sebagai antisipasi terhadap potensi membeludaknya jumlah peserta aksi.
Aliansi mahasiswa yang tergabung dalam Kepresidenan Mahasiswa Universitas Trisakti masih bertahan di lokasi hingga petang. Dilansir ANTARA, orasi terus bergulir dari atas mobil komando. Sejumlah anggota kepolisian tampak berjaga di sekitar area gedung DPR/MPR untuk memastikan jalannya aksi tetap kondusif.
Belum ada laporan mengenai jumlah pasti peserta aksi atau tuntutan spesifik yang disuarakan massa. Pihak kepolisian belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai durasi penjagaan dan potensi perluasan rekayasa lalu lintas.