WNA Jerman Tewas di Kamar Mandi Sanur, Diduga Kesetrum Alat Pemanas Air di Rumah Kontrakan

Penulis: Ivan Setiawan  •  Selasa, 26 Mei 2026 | 18:58:24 WIB
Petugas memasang garis polisi di lokasi kejadian kematian WNA Jerman di Sanur.

DENPASAR — Peristiwa tragis terjadi di sebuah rumah kontrakan di Jalan Kutat Lestari Gang Pelanggi Nomor 14, Desa Sanur Kauh, Kecamatan Denpasar Selatan, Bali. Seorang pria warga negara Jerman berinisial PP, 53 tahun, ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam kamar mandi rumahnya pada Senin lalu.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, polisi menduga korban meninggal akibat tersengat aliran listrik. Dugaan ini menguat setelah petugas menemukan alat pemanas air (water heater) dalam kondisi menyala dan diduga mengalami kebocoran arus listrik.

Awal Mula: Ditemukan oleh Pemilik Rumah

Korban pertama kali ditemukan oleh pemilik rumah kontrakan yang curiga karena PP tidak kunjung keluar dari kamar mandi. Saksi kemudian mendobrak pintu dan mendapati korban sudah tergeletak di lantai kamar mandi dalam kondisi kaku.

Pemilik rumah langsung melaporkan temuan itu ke Polsek Denpasar Selatan. Petugas yang datang ke lokasi langsung memasang garis polisi dan melakukan pemeriksaan awal di tempat kejadian.

Proses: Bagaimana Tim Forensik Bergerak?

Tim identifikasi dari Polresta Denpasar diterjunkan untuk melakukan olah TKP. Mereka memeriksa kondisi kamar mandi, termasuk instalasi listrik dan alat pemanas air yang diduga menjadi sumber penyebab kematian.

Petugas juga memeriksa kondisi tubuh korban untuk mencari tanda-tanda sengatan listrik. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan tidak ada luka kekerasan atau tanda-tanda penganiayaan di tubuh PP.

Apa Langkah Selanjutnya?

Jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah, Denpasar, untuk menjalani autopsi guna memastikan penyebab pasti kematian. Pihak kepolisian juga masih mendalami kasus ini dengan memeriksa sejumlah saksi, termasuk pemilik rumah dan tetangga sekitar.

Polsek Denpasar Selatan mengimbau masyarakat, terutama pemilik rumah kontrakan atau penginapan, untuk rutin memeriksa instalasi listrik dan peralatan elektronik. Alat pemanas air, khususnya, perlu dicek secara berkala untuk mencegah kebocoran arus yang bisa berakibat fatal.

Kedutaan Besar Jerman di Jakarta telah dihubungi oleh pihak Imigrasi dan kepolisian setempat untuk proses pemberitahuan resmi kepada keluarga korban.

Reporter: Ivan Setiawan
Sumber: radarbadung.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top