Pencarian

Indonesia Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Sepak Takraw 2027, NOC Indonesia Matangkan Persiapan

Sabtu, 03 Oktober 2026 • 19:22:31 WIB
Indonesia Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Sepak Takraw 2027, NOC Indonesia Matangkan Persiapan
Ketua Umum NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari berdiskusi dengan Presiden ASTAF Dato Abdul Halim Kader mengenai persiapan Indonesia sebagai tuan rumah Kejuaraan Dunia Sepak Takraw 2027.

BALI — Indonesia dipastikan menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Sepak Takraw 2027, sebuah capaian yang memperkuat posisi Tanah Air di peta persepakbolaan dunia. Kepastian itu mengemuka dalam pertemuan Ketua Umum NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari dengan Presiden ASTAF Dato Abdul Halim Kader di Arena Sepak Takraw, Sabtu (3/10/2026).

Pertemuan tersebut membahas persiapan Indonesia sebagai tuan rumah sekaligus mengevaluasi perkembangan sepak takraw nasional. Abdul Halim menyampaikan apresiasi atas dukungan Indonesia terhadap cabang olahraga ini, termasuk perubahan positif dalam pengelolaan dan pengembangannya.

Apresiasi ASTAF untuk Kepemimpinan Surianto di PB PSTI

Perhatian khusus diberikan Abdul Halim kepada Ketua Umum PB PSTI, Surianto. Menurutnya, kepemimpinan Surianto telah membawa perkembangan positif bagi sepak takraw Indonesia.

Hubungan PB PSTI dengan ASTAF dan komunitas sepak takraw internasional dinilai semakin kuat berkat kepemimpinan tersebut.

Perak Asian Games Aichi-Nagoya 2026 Jadi Catatan Evaluasi

Kehadiran Okto di Arena Sepak Takraw juga untuk menyaksikan langsung perjuangan tim Indonesia di final Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Laga digelar di Nagoya City Mizuho Park Gymnasium.

Tim Indonesia harus puas dengan medali perak setelah kalah dari Jepang dalam tiga set, 15-17, 15-9, dan 13-15. Perjuangan Jelki Ladada dan kawan-kawan tetap mendapat apresiasi sebagai bagian dari perjalanan panjang pengembangan sepak takraw Indonesia.

Kolaborasi NOC Indonesia, PB PSTI, dan ASTAF Jadi Kunci

Okto menegaskan perkembangan sepak takraw Indonesia tidak hanya soal prestasi, tetapi juga penguatan ekosistem olahraga nasional dan hubungan dengan komunitas internasional.

"Sepak takraw adalah salah satu cabang olahraga yang memiliki tradisi dan prestasi kuat bagi Indonesia. Karena itu, kami ingin memastikan perkembangannya terus berjalan, baik dari sisi prestasi atlet maupun hubungan Indonesia dengan federasi internasional. Kolaborasi antara NOC Indonesia, PB PSTI dan ASTAF menjadi bagian penting untuk membawa sepak takraw Indonesia semakin berkembang," ujar Okto dalam keterangan tertulisnya.

Dukungan Berkelanjutan, Bukan Sekadar Satu Turnamen

Menurut Okto, dukungan terhadap atlet tidak berhenti saat pertandingan berlangsung. KOI memiliki tanggung jawab membangun komunikasi dan kolaborasi dengan federasi nasional maupun internasional demi keberlanjutan pembinaan olahraga Indonesia.

"Yang kita bangun bukan hanya prestasi untuk satu pertandingan atau satu Asian Games. Kita ingin membangun ekosistem yang berkelanjutan. Atlet harus mendapat dukungan, federasi harus semakin kuat, dan hubungan internasional juga harus terus kita jaga," kata Okto.

Dengan status tuan rumah Kejuaraan Dunia Sepak Takraw 2027, Indonesia memiliki kesempatan memperkuat pembinaan atlet sekaligus meningkatkan posisi sepak takraw nasional di kancah internasional.

Follow lensabali.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sport.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks