BALI — Apple merilis pembaruan firmware AirPods dengan build number 9A350 yang menghadirkan fitur custom EQ untuk pertama kalinya. Pembaruan ini menyasar sejumlah model AirPods, termasuk AirPods Pro 3, AirPods 5, dan AirPods Max 2 yang ditenagai chip H2. Kehadiran equalizer bawaan menjawab permintaan lama pengguna yang ingin mengatur profil suara perangkat secara mandiri.
Firmware 9A350 terdistribusi otomatis ke AirPods saat perangkat sedang diisi daya dan berada dalam jangkauan Bluetooth iPhone, iPad, atau Mac yang terhubung WiFi. Pengguna tidak perlu memicu pembaruan secara manual, tetapi bisa memeriksa versi firmware melalui aplikasi Settings di iPhone.
Model AirPods yang Kebagian Pembaruan
Apple mencantumkan lima model yang kompatibel dengan firmware 9A350, mulai dari AirPods Pro 3, AirPods 5, AirPods 5 dengan Wireless Charging Case, AirPods Pro 2 versi Lightning dan USB-C, hingga AirPods Max 2. Sementara fitur custom EQ sendiri hanya aktif pada perangkat yang memakai chip H2.
Daftar perangkat berchip H2 mencakup AirPods Pro 2, AirPods Pro 3, AirPods 4, dan AirPods Max 2. Artinya, pemilik AirPods generasi lama tetap mendapat pembaruan firmware, tetapi tidak otomatis mendapat akses ke menu equalizer baru.
Cara Mengatur Custom EQ di Settings
Setelah firmware terpasang, menu custom EQ muncul di bagian AirPods pada aplikasi Settings, tepatnya di bawah menu Audio and Routing. Pengguna bisa menyesuaikan tiga pita frekuensi: bass (lows), mid (mids), dan treble (highs).
Saat menggeser slider, pengguna dapat memutar lagu dari Apple Music langsung di halaman Settings untuk mendengar perubahan secara real time. Pendekatan ini memudahkan pengguna mencocokkan profil suara dengan selera masing-masing tanpa harus keluar dari menu pengaturan.
Apple menjelaskan bahwa AirPods dirancang untuk merepresentasikan musik, acara TV dan film, serta panggilan secara akurat. "Jika Anda lebih menyukai profil suara yang berbeda, Anda dapat menyesuaikan bagaimana AirPods merepresentasikan audio apa pun yang diputar," tulis Apple dalam keterangannya.
Bukan Equalizer Paling Canggih, tapi Lama Diminta
Custom EQ di AirPods ini tergolong sederhana karena hanya menyediakan sistem tiga pita frekuensi, bukan parametrik penuh seperti yang biasa ditemukan di aplikasi audio pihak ketiga. Meski begitu, fitur ini termasuk yang paling lama diminta pengguna AirPods sejak beberapa generasi lalu.
Sebagian besar pengguna diperkirakan tetap memakai pengaturan default karena profil suara bawaan Apple sudah dianggap cukup seimbang. Fitur custom EQ lebih relevan bagi pengguna yang ingin menyesuaikan karakter suara dengan jenis musik tertentu atau kondisi pendengaran masing-masing.
Fitur AirPods Lain di iOS 27
Peluncuran firmware 9A350 relatif tenggelam oleh peluncuran iOS 27. Padahal, iOS 27 juga membawa sejumlah pembaruan untuk AirPods, termasuk desain ulang antarmuka AirPods di aplikasi Settings dengan menu terpisah untuk Hearing Health, Find My, dan Live Translation.
Apple menambahkan slider Adaptive Audio yang memungkinkan pengguna menyetel mode tersebut lebih presisi. Fitur GymKit yang sebelumnya hanya berjalan lewat Apple Watch kini bisa dinikmati penuh lewat iPhone dan AirPods Pro 3.
Ada pula Precision Finding di aplikasi Find My pada Apple Watch untuk melacak AirPods Pro 3, serta integrasi Siri AI ketika AirPods dipasangkan dengan iPhone yang kompatibel. Kombinasi ini menempatkan AirPods sebagai perangkat yang makin terintegrasi dengan ekosistem Apple, bukan sekadar aksesori audio.
Dampak ke Pengguna Indonesia
Pembaruan firmware AirPods berjalan otomatis tanpa memandang region, termasuk untuk pengguna di Indonesia. Namun, fitur custom EQ baru bisa diakses setelah pengguna memperbarui iPhone ke iOS 27 dan memastikan AirPods sudah menerima firmware 9A350.
Bagi pasar lokal, kehadiran equalizer bawaan ini mengurangi ketergantungan pada aplikasi pihak ketiga untuk mengatur karakter suara. Pengguna AirPods Pro 2 dan AirPods 4 di Indonesia menjadi salah satu kelompok yang paling diuntungkan karena perangkat mereka sudah memakai chip H2.