Pencarian

3 Duta Maritim Bali Orasi di Depan Gubernur Koster, Anak 11 Tahun Bicara Masa Depan Laut

Kamis, 21 Mei 2026 • 09:55:50 WIB
3 Duta Maritim Bali Orasi di Depan Gubernur Koster, Anak 11 Tahun Bicara Masa Depan Laut
Tiga Duta Maritim Bali menyampaikan orasi ilmiah di hadapan Gubernur Wayan Koster pada Gala Dinner FKPTPK Indonesia.

DENPASAR — Gala Dinner Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Perikanan dan Kelautan (FKPTPK) Indonesia menjadi panggung bagi generasi muda Bali untuk menyuarakan kepedulian terhadap sektor kelautan. Tiga duta maritim—dari remaja hingga anak-anak—bergantian menyampaikan orasi ilmiah di hadapan Gubernur Bali Wayan Koster, Rabu (20/5/2026) malam.

Penampilan mereka bukan sekadar seremonial. Ada data, ada keresahan, dan ada harapan yang disampaikan dengan cara khas masing-masing.

Konsumsi Protein Nasional Masih Jauh dari Target Negara Maju

Duta Maritim Bali 2024 sekaligus Duta Protein Indonesia 2024, Keyzea Moureta, membuka paparannya dengan angka. Berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan 2022, potensi sumber daya ikan nasional mencapai 12,1 juta ton per tahun. Namun tingkat pemanfaatannya baru 70 persen.

“Konsumsi protein nasional baru mencapai sekitar 62,33 gram per kapita per hari. Sementara untuk mendukung terwujudnya negara maju, kebutuhan asupan protein nasional diperkirakan minimal mencapai 100 gram per kapita per hari,” ujarnya dalam orasi tersebut.

Artinya, Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah besar: menaikkan konsumsi protein hampir dua kali lipat. Sektor perikanan, menurut Keyzea, bisa menjadi jawaban jika dikelola secara optimal dan berkelanjutan.

Laut sebagai Pemersatu Bangsa

Duta Maritim Bali 2025, Putu Winie Arisachi Karita, mengangkat tema “Laut Pemersatu Bangsa”. Ia menegaskan laut bukan sekadar sumber kehidupan, melainkan simbol pemersatu di tengah keberagaman suku, budaya, dan wilayah kepulauan.

“Saya bangga menjadi Duta Maritim Bali. Berbagai kegiatan positif tentang kelautan, seperti penanaman mangrove, edukasi kelautan di berbagai sekolah. Sehingga apa yang saya dapatkan di sini saya bagikan ke adik-adik sekolah,” ungkapnya semangat.

Suara Generasi Alfa: Anak 11 Tahun yang Percaya Diri

Momen paling menarik datang dari Komang Adhystanaya Saraswati Kalyani atau Divha. Siswi SDK Harapan Bali yang baru berusia 11 tahun itu mewakili suara Generasi Alfa dan Generasi Z dalam forum yang dihadiri para akademisi dan pejabat daerah.

Divha mengawali orasinya dengan ucapan terima kasih kepada Gubernur Bali dan panitia FKPTPK yang telah memberinya ruang. Lewat Forum Maritim Bali, ia belajar memahami ekosistem mangrove, terumbu karang, hingga potensi perikanan laut.

“Saya berharap generasi Alfa dan Generasi Z mendapatkan ruang seluas-luasnya agar masa depan maritim dapat dikelola demi masa depan Indonesia yang lebih baik,” ujarnya.

Ia menutup orasinya dengan ajakan: “Mari jaga laut, rawat laut, karena laut adalah masa depan kita semua. Atas nama anak Indonesia dari Sabang sampai Merauke, bangga menjadi anak maritim.”

Gubernur Koster: Anak Muda Modal Penting Ekonomi Biru Bali

Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan dukungan penuh terhadap keterlibatan generasi muda dalam pengembangan sektor kelautan dan perikanan. Menurutnya, semangat yang ditunjukkan para duta maritim merupakan modal penting untuk memajukan potensi perikanan dan kelautan Bali.

Koster berharap Forum Maritim Bali terus menjadi ruang edukasi dan pengembangan karakter generasi muda. “Mereka harus menjadi agen perubahan dalam mewujudkan pembangunan ekonomi biru yang berkelanjutan,” ujarnya.

Bagikan
Sumber: baliportalnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks