BADUNG — Kawasan seluas 14,87 hektare di Banjar Belok itu dirancang sebagai pusat penerapan teknologi pertanian. Komoditas utamanya adalah kopi arabika yang dibudidayakan dengan prinsip Good Agriculture Practice (GAP).
Bupati Adi Arnawa mengatakan kunjungan ini bertujuan memetakan peningkatan kapasitas ATP sekaligus membangkitkan sentra kopi berkualitas. Menurutnya, langkah ini menjadi edukasi untuk memotivasi masyarakat tetap bertani karena petani memiliki prospek bagus di Badung.
“Saya datang ingin mengevaluasi perkembangan proses pembibitan, penanaman, termasuk petiknya dari kopi yang dibudidayakan di sini. Mungkin kita langsung ke tata niaganya ke depan,” ujar Bupati Adi Arnawa.
Ia menambahkan, Badung memiliki pasar yang sangat strategis karena berdekatan dengan industri pariwisata. Kopi berkualitas dari ATP diharapkan bisa langsung terserap oleh hotel dan restoran di kawasan wisata Badung Selatan.
Pemkab Badung berencana menambah wahana petualangan ATV (All-Terrain Vehicle) di kawasan ATP. Langkah ini diambil untuk menjaga lahan pertanian tetap produktif sekaligus memenuhi kebutuhan pangan melalui konsep agro pariwisata.
“Mudah-mudahan nanti saya buat kegiatan lanjutan di sini. Ada beberapa kawasan akan kita perbaiki sehingga benar-benar menjadi destinasi. Sehingga orang datang tidak hanya melihat kopi dan view-nya, tetapi juga menikmati destinasi ATV di sini,” jelas Bupati Adi Arnawa.
Ia menegaskan seluruh pengembangan ini pada akhirnya bertujuan mengendalikan inflasi di Badung. “Kalau kopi di sini tepat, untuk komoditi pangan lain, misalnya bawang merah, bawang putih, di tempat lain kita buat sentra-sentra khusus,” tambahnya.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Badung A.A Ngurah Raka Sukadana melaporkan, ATP bekerja sama dengan Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia sejak 2023 hingga 2025. Kerja sama itu meliputi pendampingan teknis dan pengolahan kopi.
Selain itu, kawasan ini menjalankan Program Siduta (Siswa Edukasi Wisata) agar pelajar mengenal budidaya kopi. Sejumlah lembaga pendidikan dari tingkat SMP, SMA, hingga perguruan tinggi telah berkunjung ke ATP.
Acara peninjauan turut dihadiri Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, anggota DPRD Badung Bima Nata dan I Putu Dendy Astra Wijaya, Forkompinda Badung, Sekda Surya Suamba beserta OPD terkait, para ketua organisasi wanita, dan camat se-Kabupaten Badung.