JEMBRANA — Kegembiraan warga yang sedang menikmati hiburan malam di Pasar Rakyat Desa Pergung berubah menjadi kepanikan setelah wahana permainan ekstrem Jet Coaster mengalami insiden. Kapolsek Mendoyo, Kompol I Wayan Sartika, membenarkan peristiwa tersebut dan menyebut pihaknya langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pengecekan.
Menurut keterangan resmi kepolisian, kecelakaan bermula saat wahana peluncur besi itu melaju membawa penumpang. Sistem pengaman pada tempat duduk diduga gagal berfungsi optimal di salah satu jalurnya.
Tiga korban yang teridentifikasi adalah Kadek AS (27) dan Putu AS (32), warga Lingkungan Bilik Poh Kauh, serta seorang remaja putri berinisial Ni Made AWDW (16) asal Desa Delodbrawah.
“Korban pertama dan kedua terlepas dari tempat duduk wahana Jet Coaster yang dinaiki hingga terjatuh ke tanah. Sementara korban ketiga mengalami benturan pada bahu setelah mengenai tiang penyangga wahana,” terang Kompol I Wayan Sartika, Kamis (18/6/2026).
Dampak hempasan keras tersebut, Kadek AS dilaporkan mengalami luka lecet di paha kiri, pembengkakan hebat pada mata kaki kanan, lutut, tulang kering, hingga area mata kanan. Sementara itu, Putu AS mengeluhkan nyeri parah pada bahu kiri dan perut akibat hantaman langsung dengan besi penyangga.
Remaja putri Ni Made AWDW mengalami cedera pada pundak kiri dan wajah bagian kiri pasca-terbentur tiang baja. Dalam kekacauan tersebut, ia juga kehilangan telepon genggam serta dompet berisi dokumen pribadi dan sejumlah uang tunai.
Ketiga korban langsung dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis di Puskesmas I Mendoyo. “Seluruh biaya perawatan ditanggung oleh pihak pemilik wahana,” tambah Kompol Sartika.
Meski sempat memakan korban luka, operasional wahana Jet Coaster di Pasar Rakyat Pergung dilaporkan tetap berjalan seperti biasa. Pihak pengelola mengklaim telah meningkatkan standar pengamanan serta pengawasan super ketat agar insiden serupa tidak kembali terulang.