BALI — Harga emas Antam di gerai-gerai Logam Mulia seluruh Indonesia, termasuk di Bali, tercatat naik signifikan pada hari ini. Berdasarkan data resmi PT Antam, harga emas batangan 1 gram dibanderol Rp 2.709.000, atau menguat Rp 20.000 dari posisi kemarin.
Kenaikan ini membawa harga emas Antam kembali ke level psikologis Rp 2,7 juta per gram setelah sempat turun beberapa hari sebelumnya. Sementara itu, harga pembelian kembali (buyback) oleh Antam juga ikut naik.
Harga buyback emas Antam hari ini ditetapkan sebesar Rp 2.450.000 per gram. Angka ini bertambah Rp 55.000 dibandingkan dengan harga buyback pada perdagangan Kamis (10/6/2026).
Selisih antara harga jual dan harga buyback saat ini mencapai Rp 259.000 per gram. Selisih ini merupakan biaya yang harus ditanggung konsumen jika ingin menjual kembali emas batangan yang dibeli dari Antam.
Berikut rincian harga emas batangan Logam Mulia Antam untuk berbagai ukuran yang berlaku di gerai resmi Antam, termasuk di Denpasar dan kota-kota besar di Bali:
Kenaikan harga emas Antam ini sejalan dengan pergerakan harga emas dunia yang masih menunjukkan tren positif. Faktor ketidakpastian ekonomi global dan ekspektasi kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed) menjadi pendorong utama.
Di sisi lain, permintaan emas fisik di Indonesia, termasuk di Bali, masih cukup tinggi. Masyarakat kerap memanfaatkan momen kenaikan harga untuk menjual emas batangan yang dimiliki, sementara pembeli tetap aktif karena emas dianggap sebagai aset lindung nilai (hedging) yang stabil.
Bagi warga Bali yang ingin berinvestasi emas, penting untuk mencermati selisih harga jual dan buyback. Semakin besar selisihnya, semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan keuntungan dari investasi emas batangan.
Investor juga disarankan untuk membeli emas di gerai resmi Logam Mulia Antam atau mitra yang terpercaya. Sertifikat keaslian dan kemasan tersegel menjadi jaminan saat akan menjual kembali di kemudian hari.