Buleleng Juara Umum Porjar Bali 2026 Berkat Dominasi di Cabang Shorinji Kempo, Borong 36 Medali

Penulis: Haris Maulana  •  Kamis, 11 Juni 2026 | 19:59:31 WIB
Atlet Shorinji Kempo Buleleng raih juara umum Porjar Bali 2026 dengan total 36 medali.

SINGARAJA — Dominasi atlet Shorinji Kempo asal Buleleng di ajang Porjar Bali 2026 tidak terbantahkan. Mereka pulang dengan gelar juara umum setelah mengumpulkan 12 medali emas, 12 perak, dan 12 perunggu. Raihan ini sekaligus menegaskan posisi Buleleng sebagai salah satu basis kuat cabang olahraga bela diri asal Jepang itu di Pulau Dewata.

Hasil Kerja Kolektif Seluruh Tim

Ketua Umum Pengkab Perkemi Buleleng I Ketut Suweca mengapresiasi kerja keras para atlet, pelatih, ofisial, dan orang tua. Menurutnya, gelar juara umum ini adalah buah dari disiplin dan semangat yang terjaga sejak masa persiapan.

“Prestasi ini merupakan hasil kerja keras bersama. Atlet telah berlatih dengan disiplin dan penuh semangat selama berbulan-bulan. Gelar juara umum ini menjadi buah dari dedikasi seluruh tim yang terus berjuang membawa nama baik Buleleng,” ujar Suweca, Kamis (11/6).

TC Berbulan-bulan Sebelum Porjar Jadi Kunci

Keberhasilan ini tidak lepas dari program pemusatan latihan atau Training Center (TC) yang dijalani para kenshi sebelum Porjar Bali 2026. Persiapan yang dilakukan selama beberapa bulan dinilai mampu meningkatkan kesiapan teknik dan mental bertanding saat turun ke arena.

Suweca menambahkan, di tengah ketatnya persaingan dengan kabupaten/kota lain di Bali, atlet Buleleng mampu menjaga fokus dan menjunjung sportivitas. Mereka tampil maksimal hingga hari terakhir kompetisi tanpa kehilangan konsistensi.

Regenerasi Atlet Disiapkan Sejak Dini

Meski berhasil berdiri di podium tertinggi, Pengkab Perkemi Buleleng tidak ingin larut dalam euforia. Evaluasi dan peningkatan kualitas pembinaan tetap menjadi agenda utama untuk menjaga prestasi pada berbagai kejuaraan mendatang.

Perkemi Buleleng juga mulai menyiapkan regenerasi atlet sejak usia dini. Langkah ini dinilai penting agar prestasi kempo Buleleng tetap berkelanjutan dan mampu melahirkan atlet-atlet potensial di tingkat yang lebih tinggi.

“Kami tidak ingin cepat berpuas diri. Pembinaan atlet akan terus kami tingkatkan karena masih banyak agenda dan kejuaraan yang harus dihadapi ke depan. Atlet-atlet berbakat juga sudah kami siapkan sebagai bagian dari regenerasi,” kata Suweca.

Gambaran Positif Pembinaan Atlet Pelajar

Suweca menilai hasil Porjar Bali 2026 menjadi gambaran positif perkembangan pembinaan atlet usia pelajar di Buleleng. Prestasi tersebut sekaligus mempertegas tradisi kuat daerah ini dalam cabang olahraga Shorinji Kempo. Ke depan, fokus pembinaan akan diarahkan untuk mempertahankan atlet berprestasi yang ada sekaligus menjaring bibit baru dari berbagai sekolah di Buleleng. (*)

Reporter: Haris Maulana
Sumber: nusabali.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top