Anggota DPRD Klungkung Berusia 25 Tahun Dilaporkan ke Polisi Usai Pukul Warga, Ketua DPRD Bicara Marwah Lembaga

Penulis: Haris Maulana  •  Kamis, 28 Mei 2026 | 12:46:08 WIB
Anggota DPRD Klungkung berinisial IKD dilaporkan ke polisi terkait dugaan pemukulan warga.

GIANYAR — Laporan polisi terhadap oknum anggota DPRD Klungkung berinisial IKD, 25, masuk ke meja Sat Reskrim Polres Gianyar. Peristiwa pemukulan yang diduga dilakukan IKD menjadi sorotan publik dan memicu respons dari pimpinan DPRD setempat.

Kronologi: Dari Aduan hingga Penyelidikan

Pelaporan bermula setelah IKD diduga memukul seorang warga di wilayah hukum Polres Gianyar. Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib, yang langsung ditindaklanjuti oleh Sat Reskrim.

Hingga berita ini diturunkan, penyelidikan masih berjalan. Polres Gianyar belum merilis detail lebih lanjut terkait lokasi pasti dan waktu kejadian pemukulan tersebut.

Reaksi Pimpinan DPRD: Marwah Lembaga Dipertaruhkan

Ketua DPRD Klungkung angkat bicara terkait kasus ini. Ia menekankan pentingnya menjaga marwah lembaga perwakilan rakyat di tengah proses hukum yang berjalan. "Kami menghormati proses hukum yang sedang dilakukan oleh pihak kepolisian," ujarnya dalam keterangan resmi.

Pimpinan DPRD Klungkung juga menyatakan akan memantau perkembangan kasus ini secara internal. Langkah etis di internal dewan disebut akan diambil jika hasil penyelidikan polisi menunjukkan adanya pelanggaran berat.

Proses Hukum: Apa Langkah Polisi Selanjutnya?

Polres Gianyar masih mendalami laporan tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan alat bukti. IKD sendiri belum diperiksa secara resmi sebagai tersangka, melainkan masih berstatus terperiksa atau saksi.

Pihak kepolisian belum memberikan pernyataan resmi mengenai kapan pemeriksaan terhadap IKD akan dilakukan. Kasus ini berpotensi naik ke tahap penyidikan jika ditemukan bukti permulaan yang cukup.

Dampak: Kepercayaan Publik Diuji

Kasus pemukulan yang melibatkan anggota dewan muda ini langsung menyita perhatian warga Klungkung. Banyak pihak menilai insiden ini bisa menggerus kepercayaan publik terhadap institusi DPRD jika tidak ditangani secara transparan.

Sejumlah kalangan mendorong agar proses hukum berjalan tanpa intervensi. Mereka berharap Polres Gianyar dapat mengusut tuntas laporan ini secara profesional dan berkeadilan.

Reporter: Haris Maulana
Sumber: radarbali.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top