Desa Pengambengan, Kabupaten Jembrana, Bali, meraih penghargaan Desa Cinta Statistik (Cantik) tingkat nasional dari Badan Pusat Statistik (BPS) dalam Anugerah Hari Statistik Nasional di Jakarta. Dari ribuan desa di seluruh Indonesia, hanya 12 desa dan kelurahan yang dinobatkan menerima penghargaan ini. Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan bersama Perbekel Pengambengan Kamaruzzaman menerima langsung penghargaan tersebut.
JEMBRANA — Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menyebut capaian Pengambengan lahir dari inovasi pengumpulan, pengolahan, dan pemanfaatan data yang akurat untuk mendukung perencanaan pembangunan daerah. Penilaian Desa Cantik tidak sekadar administratif, melainkan mengukur sejauh mana desa mampu mengoptimalkan tata kelola data statistik berbasis desa.
"Dari ribuan desa di Indonesia ada 12 yang dinobatkan sebagai desa/kelurahan Cinta Statistik atau disingkat Cantik. Salah satunya Desa Pengambengan," kata Kembang melalui siaran pers yang diterima di Jembrana.
Penyerahan penghargaan berlangsung di The Grand Platinum, Jakarta, dalam rangkaian Anugerah Hari Statistik Nasional. Kembang hadir bersama Perbekel Desa Pengambengan Kamaruzzaman untuk menerima anugerah tersebut.
Data Valid Jadi Fondasi Pembangunan Tepat Sasaran
Menurut Kembang, pembangunan yang tepat sasaran harus berlandaskan data valid dari desa. Perencanaan yang disusun tanpa data akurat berisiko tidak sesuai kebutuhan warga di lapangan.
Ia menilai keberhasilan Pengambengan bisa menjadi contoh bagi desa dan kelurahan lain di Jembrana. Penguatan tata kelola data statistik di tingkat desa disebutnya akan mendukung kebijakan penanggulangan kemiskinan dan peningkatan ekonomi masyarakat secara lebih efektif dan transparan.
"Desa Pengambengan berhasil berkat inovasi pengumpulan, pengolahan, dan pemanfaatan data yang akurat untuk mendukung perencanaan pembangunan daerah," ujarnya.
Tantangan Desa Nelayan Menuju Pelabuhan Ikan Internasional
Perbekel Kamaruzzaman mengungkapkan tantangan tersendiri yang dihadapi Pengambengan sebagai sentra perikanan tangkap di Jembrana. Posisi desa yang diproyeksikan menjadi lokasi pelabuhan ikan internasional menuntut data statistik yang kuat agar warga ikut merasakan hasil pembangunan.
"Dengan data statistik yang kuat kami berharap pembangunan di desa kami oleh pemerintah di semua tingkatan bisa berjalan baik," kata Kamaruzzaman.
Ia menambahkan, sebagai desa nelayan yang akan menjadi lokasi pelabuhan ikan internasional, banyak hal yang harus disiapkan agar masyarakat desa bisa ikut menikmati hasil pembangunan. Data statistik desa diharapkan menjadi acuan untuk mencapai hal tersebut.
Dorong Desa Lain di Jembrana Ikut Tertib Data
Pemkab Jembrana berharap penghargaan ini memicu desa dan kelurahan lain memperkuat tata kelola data statistik masing-masing. Data yang rapi di tingkat desa dinilai menjadi fondasi kebijakan yang lebih transparan dan tepat sasaran.
Pengambengan menjadi satu dari 12 desa dan kelurahan penerima Desa Cantik nasional dari ribuan desa di Indonesia. Capaian ini menempatkan Jembrana sebagai satu-satunya perwakilan Bali dalam daftar penerima tahun ini.