Denpom IX/3 Denpasar memeriksa seorang prajurit TNI yang diamankan saat Tim Bareskrim Mabes Polri menggelar operasi penegakan ketertiban di sebuah tempat hiburan di Jalan Teuku Umar, Denpasar, Bali. Pemeriksaan dilakukan setelah Tim Bareskrim sebelumnya berkoordinasi dengan Denpom untuk mengantisipasi keberadaan anggota TNI di lokasi razia. Identitas prajurit itu belum diungkap, dan hasil pemeriksaan masih ditunggu untuk mengetahui kronologi lengkap kejadian.
DENPASAR — Kodam IX/Udayana memastikan proses pemeriksaan terhadap seorang prajurit yang terjaring razia Bareskrim Mabes Polri di sebuah tempat hiburan malam di Jalan Teuku Umar, Denpasar, masih berjalan. Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menyatakan pihaknya belum bisa memastikan kronologi utuh karena menunggu hasil pemeriksaan Denpom IX/3 Denpasar.
Razia yang dilakukan Tim Bareskrim Mabes Polri itu berlangsung pada Sabtu (19/9). Sebelum operasi digelar, Bareskrim telah berkoordinasi dengan Denpom IX/3 Denpasar agar personel TNI yang berada di lokasi dapat diantisipasi sejak awal.
Koordinasi Bareskrim dan Denpom Sebelum Razia
Amrizal menjelaskan koordinasi lintas institusi dilakukan untuk memastikan penanganan berjalan sesuai kewenangan masing-masing. Menurutnya, informasi awal soal keberadaan anggota TNI di lokasi sudah diterima sebelum tim bergerak.
"Berdasarkan informasi awal yang kami terima, pada saat Tim Bareskrim Mabes Polri melaksanakan operasi penegakan tertiban di salah satu tempat hiburan di Denpasar, sebelumnya telah dilakukan koordinasi dengan Denpom IX/3 Denpasar untuk mengantisipasi apabila terdapat anggota TNI di lokasi," ujar Amrizal di Denpasar, Rabu.
Dalam operasi tersebut, tim gabungan menemukan seorang pria yang diketahui merupakan anggota TNI. Ia langsung dibawa ke Denpom IX/3 Denpasar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait keberadaannya di tempat hiburan itu.
Identitas Prajurit Belum Diungkap
Amrizal tidak menyebut identitas prajurit yang diamankan, termasuk satuan asalnya. Ia hanya menegaskan yang bersangkutan kini berada di Denpom IX/3 Denpasar untuk dimintai keterangan.
"Saat ini yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan di Denpom IX/3 Denpasar. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan untuk mengetahui secara utuh kronologi dan fakta yang terjadi," katanya.
Hingga kini, Bareskrim Polri juga belum merilis hasil temuan dalam razia tersebut. Lokasi tempat hiburan itu telah dipasangi garis polisi.
Kodam IX/Udayana Janji Tindak Tegas Jika Terbukti Melanggar
Kodam IX/Udayana menyatakan menghormati supremasi hukum dan tidak menoleransi pelanggaran yang dilakukan prajurit. Amrizal memastikan tindakan akan mengikuti hasil pemeriksaan, bukan asumsi awal.
"Apabila dari hasil pemeriksaan nantinya terbukti adanya pelanggaran hukum maupun ketentuan disiplin dan kode etik prajurit, tentunya akan ditindak tegas sesuai dengan ketentuan dan mekanisme hukum yang berlaku. Namun demikian, kami tetap menghormati proses pemeriksaan yang sedang berjalan dan tidak mendahului hasilnya," kata Amrizal.
Pemeriksaan di Denpom IX/3 Denpasar menjadi penentu apakah kasus ini berlanjut ke ranah hukum, disiplin, atau kode etik prajurit. Warga Denpasar menunggu hasil resmi kedua institusi sebelum gambaran utuh peristiwa di Jalan Teuku Umar itu terungkap.