BALI — Kami berkesempatan memegang langsung Samsung Galaxy S26 FE dalam acara hands-on bersama media di Jakarta, Senin (7/9/2026). Perlu dicatat, ini adalah kesan awal setelah beberapa jam menggunakan perangkat, bukan review jangka panjang. Fokus utama kami: apakah lompatan dari Galaxy S25 FE ke S26 FE sebesar kenaikan harganya?
Posisi Galaxy S26 FE: Antara Galaxy A Series dan Galaxy S26
Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, menyebut hampir 60 persen pengguna Galaxy S25 FE tahun lalu adalah upgrader dari Galaxy A Series. Artinya, S26 FE dirancang untuk menjawab keluhan klasik pengguna kelas menengah: kamera kurang mumpuni di malam hari dan performa yang mulai tersendat setelah dua tahun pemakaian.
Dengan harga Rp 11.999.000 untuk varian 8GB/128GB, ponsel ini bersaing langsung dengan flagship killer dari Tiongkok yang sudah lebih dulu beredar di rentang harga yang sama. Samsung mengandalkan dua senjata utama: ekosistem Galaxy AI dan nama besar seri S.
Desain dan Layar: Tipis, Ringan, dan Proteksi Ganda
Galaxy S26 FE hadir dengan ketebalan hanya 7,4 mm dan bobot 193 gram — angka yang impresif untuk ponsel dengan layar 6,7 inci. Bagian depan dan belakang dilindungi Gorilla Glass Victus+, dan sertifikasi IP68 membuatnya aman dari cipratan air maupun debu.
Layar Dynamic AMOLED 2X Full HD+ mendukung refresh rate 60 Hz atau 120 Hz dengan kecerahan puncak 1.900 nit. Angka ini cukup terang untuk penggunaan di bawah sinar matahari langsung, meski resolusinya masih kalah tajam dibanding kompetitor yang sudah memakai panel 1.5K di kelas harga ini.
Tiga pilihan warna tersedia: Blueberry, Graphite, dan Pistachio. Varian Pistachio menjadi yang paling menarik secara visual, memberi kesan segar yang jarang ditemui di seri flagship Samsung.
Performa Exynos 2500: Belum Bisa Diverifikasi Penuh
Chipset Exynos 2500 fabrikasi 3nm menjadi otak utama perangkat ini, dipasangkan dengan RAM 8GB dan storage mulai 128GB hingga 512GB. Dalam sesi hands-on singkat, navigasi antarmuka terasa responsif dan tidak ada lag saat berpindah aplikasi.
Namun, pengujian gaming berat dan thermal throttling membutuhkan pemakaian lebih lama. Kami belum bisa memastikan apakah Exynos 2500 bisa menjaga performa stabil saat menjalankan game AAA dalam sesi panjang — ini akan kami uji tuntas dalam review lanjutan.
Kamera 50 MP dengan MyFanCam: Fitur AI Paling Menarik
Konfigurasi tiga kamera belakang terdiri dari kamera utama 50 MP dengan OIS, ultrawide 12 MP, dan telefoto 8 MP dengan zoom optik 3x. Kamera depan 12 MP diklaim memiliki sudut pandang lebih luas dibanding Galaxy S25 FE.
Fitur MyFanCam menjadi pembeda utama seri ini. Berbasis AI, fitur ini mampu melacak subjek yang dipilih dan mempertahankannya di tengah frame saat proses editing video. Ini jelas ditujukan untuk kreator konten yang sering merekam diri sendiri tanpa kamera operator.
Super Steady dengan Horizontal Lock menjaga garis horizon tetap rata saat merekam sambil bergerak, dan Audio Eraser membantu membersihkan noise latar dari video. Photo Assist yang menerima instruksi bahasa sehari-hari juga tersedia untuk kebutuhan editing foto.
Baterai 4.900 mAh: Charging Cepat tapi Adaptor Dijual Terpisah
Samsung membekali S26 FE dengan baterai 4.900 mAh dan dukungan pengisian kabel 45W. Klaim resmi menyebut baterai bisa terisi hingga 69 persen dalam 30 menit — tapi perlu diingat, adaptornya dijual terpisah. Ini biaya tambahan yang jarang disebut dalam materi pemasaran.
Wireless charging 15W dan Wireless PowerShare tersedia untuk mengisi perangkat lain. Untuk pemakaian harian normal, kapasitas ini seharusnya cukup bertahan satu hari penuh, tapi verifikasi lebih lanjut tetap diperlukan.
Harga dan Ketersediaan Samsung Galaxy S26 FE di Indonesia
- Galaxy S26 FE 8GB/128GB – Rp 11.999.000
- Galaxy S26 FE 8GB/256GB – Rp 13.999.000
- Galaxy S26 FE 8GB/512GB – akan diumumkan kemudian
Samsung membuka program Reservation+ mulai 1 hingga 10 September 2026 melalui situs resmi mereka. Konsumen hanya perlu membayar deposit Rp 100.000 untuk mendapatkan potongan harga Rp 500.000.
Yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli
Galaxy S26 FE menjanjikan dukungan tujuh generasi pembaruan OS dan tujuh tahun patch keamanan — komitmen yang jarang ditawarkan kompetitor di kelas harga ini. Galaxy AI juga sudah terintegrasi dengan Now Brief, Circle to Search, dan Gemini Live.
Namun ada beberapa catatan. RAM 8GB di tahun 2026 terasa kurang progresif, sementara kompetitor sudah banyak yang menawarkan 12GB di harga serupa. Resolusi layar Full HD+ juga bukan yang terbaik di kelasnya, dan adaptor 45W yang dijual terpisah menambah biaya kepemilikan total.
Galaxy S26 FE adalah pilihan tepat bagi pengguna Galaxy A Series yang ingin upgrade ke ekosistem flagship tanpa membayar harga Galaxy S26 Ultra. Tapi kalau prioritasmu adalah RAM besar dan layar resolusi tinggi, ada baiknya menunggu review kami berikutnya atau membandingkan dengan kompetitor lain di rentang harga Rp 12 juta.