DENPASAR — BMKG Bali memprakirakan suhu udara di Bali pada Kamis (27/8) berada di kisaran 18 hingga 32 derajat celcius dengan kondisi cerah berawan. Namun, potensi angin kencang perlu diwaspadai warga di lima wilayah, terutama mereka yang beraktivitas di pesisir.
Kecepatan angin yang bergerak dari arah timur-tenggara ini berkisar antara 5 hingga 35 kilometer per jam. Kondisi ini juga berdampak pada ketinggian gelombang laut di perairan selatan Pulau Bali yang diprakirakan mencapai 2,5 meter.
Wilayah Terdampak Angin Kencang dan Risiko Gelombang Tinggi
Berdasarkan peringatan dini yang diunggah BMKG Bali, tidak ada kabupaten/kota yang masuk kategori waspada hujan lebat hingga ekstrem. Fokus peringatan kali ini justru tertuju pada angin kencang yang menyapu lima daerah.
Untuk keselamatan pelayaran, tinggi gelombang 2,5 meter di Perairan Selatan Bali berisiko terhadap kapal ferry jika kecepatan angin mencapai 21 knot. Sementara itu, nelayan diminta waspada ketika kecepatan angin mencapai 15 knot dengan tinggi gelombang 1,25 meter.
Prakiraan Gelombang di Perairan Utara dan Selatan Bali
BMKG mencatat dua kondisi berbeda untuk perairan di sekitar Pulau Dewata. Di Perairan Utara Bali, tinggi gelombang diprakirakan berada pada rentang 0,25 hingga 1,25 meter, relatif lebih tenang dibandingkan sisi selatan.
Adapun di Perairan Selatan Bali, gelombang bisa mencapai 0,5 hingga 2,5 meter. Nelayan yang melaut dengan perahu kecil diimbau untuk tidak memaksakan diri melaut apabila kondisi angin sudah menunjukkan peningkatan kecepatan secara signifikan.
Kelembapan Udara dan Jadwal Matahari Terbit-Tenggelam
Kelembapan udara di Bali pada hari ini diprakirakan berada pada kisaran 60 hingga 88 persen. Kondisi ini membuat udara terasa hangat di siang hari, namun cukup dingin di malam hari, terutama di daerah dataran tinggi.
BMKG juga merilis jadwal astronomi untuk Kamis (27/8). Matahari terbit di Bali pada pukul 06.24 WITA dan terbenam pukul 18.18 WITA. Sementara itu, bulan terbit pada pukul 17.39 WITA dan terbenam pada pukul 05.34 WITA keesokan harinya.
Masyarakat yang beraktivitas di pelabuhan, pesisir, dan area terbuka di lima kabupaten terdampak diimbau untuk memantau perkembangan informasi cuaca dari kanal resmi BMKG Bali. Peringatan dini ini berlaku hingga Jumat (28/8) pukul 08.00 WITA.