Pencarian

Kemenag Gianyar Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Targetkan Ribuan Pegiat Keagamaan Dapat Jaminan Sosial

Sabtu, 16 Mei 2026 • 22:28:00 WIB
Kemenag Gianyar Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Targetkan Ribuan Pegiat Keagamaan Dapat Jaminan Sosial
Kemenag Gianyar bersama BPJS Ketenagakerjaan sosialisasi perlindungan jaminan sosial bagi pegiat keagamaan.

GIANYAR — Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gianyar bersama BPJS Ketenagakerjaan menggelar sosialisasi perlindungan jaminan sosial bagi pegiat ekosistem keagamaan, Selasa (28/4/2026). Acara yang berlangsung di Aula Kemenag Gianyar ini menyasar para pengurus takmir masjid, musala, pengelola Gedung Serba Guna (GSG), serta pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan se-Kabupaten Gianyar.

Risiko Kerja Sama: Pegiat Keagamaan Juga Butuh Payung Hukum

Plt Kasi Bimas Islam Kemenag Gianyar, Khoiron, menegaskan bahwa para pengelola rumah ibadah dan pegiat sosial memiliki risiko kerja yang tidak berbeda dengan profesi lainnya. “Mereka memerlukan payung hukum perlindungan yang jelas melalui negara,” ujarnya saat membuka acara.

Menurutnya, program ini hadir untuk memberikan rasa aman bagi mereka yang mengabdikan diri di bidang keagamaan. Para pegiat yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan akan terlindungi secara finansial jika terjadi kecelakaan kerja atau musibah kematian.

Manfaat JKK dan JKM: Mitigasi Ekonomi bagi Keluarga

Dalam sosialisasi tersebut, narasumber memaparkan secara rinci manfaat kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, khususnya pada sektor pekerja bukan penerima upah. Dua manfaat utama yang disorot adalah Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) yang akan diserahkan kepada ahli waris.

Khoiron menambahkan, perlindungan ini dipandang krusial sebagai bentuk mitigasi ekonomi bagi keluarga apabila terjadi risiko yang tidak diinginkan. Kemenag Gianyar menargetkan seluruh pegiat keagamaan di wilayahnya dapat terakomodasi dalam sistem jaminan sosial nasional.

Dukungan LDII: Tanggung Jawab untuk Kesejahteraan Ahli Waris

Kegiatan itu dihadiri sejumlah pimpinan ormas keagamaan, di antaranya Dewan Penasehat DPD LDII Kabupaten Gianyar Bagus Wiyono, Ketua Umum MUI Kabupaten Gianyar Lalu Ucin, serta perwakilan dari PCNU dan PD Muhammadiyah Kabupaten Gianyar.

Bagus Wiyono mengapresiasi langkah Kemenag Gianyar. Menurutnya, pemahaman mengenai pendaftaran kepesertaan bagi diri sendiri dan keluarga merupakan bentuk tanggung jawab untuk menjamin kesejahteraan ahli waris di masa depan. Ia berharap sosialisasi serupa dapat terus digencarkan agar semakin banyak pegiat keagamaan yang terlindungi.

Target ke Depan: Seluruh Pengurus Masjid dan Ormas Terdaftar

Dengan adanya sosialisasi ini, para pengurus masjid dan ormas keagamaan di Gianyar diharapkan tidak lagi khawatir akan risiko finansial akibat kecelakaan kerja maupun musibah kematian saat menjalankan tugas-tugas keumatan. Program ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam memperluas cakupan jaminan sosial hingga ke sektor informal berbasis keagamaan.

Bagikan
Sumber: ldii.or.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks