Pencarian

DPRD Badung Bangun Museum Taman Perdamaian di Eks Sari Club Kuta

Minggu, 03 Mei 2026 • 22:01:14 WIB
DPRD Badung Bangun Museum Taman Perdamaian di Eks Sari Club Kuta
Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti menghadiri sosialisasi pembangunan Museum Taman Perdamaian di bekas Sari Club Kuta.

MANGUPURA — Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti menghadiri sosialisasi rencana pembangunan Museum Taman Perdamaian Bali di Balai Banjar Pengabetan, Kuta, Sabtu (2/5/2026). Proyek ini akan menempati lahan bekas Sari Club yang menjadi titik utama tragedi Bom Bali 2002.

Sosialisasi tersebut melibatkan perangkat desa adat, tokoh masyarakat, dan warga setempat untuk memastikan dukungan sosial. Pembangunan museum ini diproyeksikan menjadi pelengkap Monumen Ground Zero yang telah berdiri sebelumnya di kawasan Legian.

Transformasi Eks Sari Club Jadi Ruang Refleksi Sejarah

I Gusti Anom Gumanti menyatakan dukungannya terhadap langkah pemerintah daerah dalam mengelola situs bersejarah tersebut. Menurutnya, museum ini memiliki nilai strategis yang melampaui sekadar bangunan fisik.

"Ke depan, museum ini diharapkan menjadi destinasi sejarah yang memberikan nilai kemanusiaan dan ruang refleksi, baik bagi masyarakat lokal maupun wisatawan," ujar Anom Gumanti di sela-sela kegiatan sosialisasi.

Pembangunan ini menjadi babak baru bagi lahan eks Sari Club yang selama bertahun-tahun menjadi perhatian dunia internasional. Kehadiran museum diharapkan mampu menjaga memori kolektif bangsa atas peristiwa besar yang pernah terjadi di Bali.

Dukungan Warga untuk Penataan Kawasan Legian

Masyarakat yang hadir dalam sosialisasi di Balai Banjar Pengabetan menyambut positif rencana tersebut. Warga berharap proyek ini tidak hanya menjadi simbol perdamaian, tetapi juga berdampak pada penataan estetika kawasan Legian secara menyeluruh.

Sinergi antara pemerintah, tokoh adat, dan warga menjadi kunci utama kelancaran tahapan awal ini. Keterlibatan aktif unsur desa adat memastikan bahwa pembangunan tetap berpijak pada nilai-nilai lokal Bali.

Kawasan Kuta dan Legian yang menjadi jantung pariwisata Bali akan mendapatkan penguatan daya tarik melalui wisata berbasis sejarah. Hal ini dinilai penting untuk diversifikasi atraksi wisata di Kabupaten Badung.

Misi Perdamaian dan Penguatan Pariwisata Badung

Pemerintah Kabupaten Badung menargetkan proses pembangunan dapat berjalan sesuai jadwal tanpa hambatan teknis maupun sosial. Proyek ini merupakan komitmen jangka panjang dalam menanamkan nilai persatuan di tengah keberagaman.

Selain sebagai sarana edukasi, museum ini dirancang untuk memperkuat posisi Bali sebagai destinasi yang aman dan menghargai nilai-nilai kemanusiaan global. Penataan kawasan di sekitar lokasi juga akan menjadi prioritas pendukung.

Tahapan selanjutnya setelah sosialisasi adalah finalisasi desain dan pemenuhan administrasi pembangunan. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi dengan para pemangku kepentingan guna memastikan manfaat museum dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Bagikan
Sumber: balitribune.co.id

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks