Wagub Bali Giri Prasta Apresiasi Transformasi Laskar Bali Shanti di HUT ke-25, Tekankan Kedamaian dan Kepatuhan Hukum

Penulis: Ivan Setiawan  •  Sabtu, 24 Oktober 2026 | 06:48:31 WIB
Wagub Bali Giri Prasta menghadiri syukuran HUT ke-25 Laskar Bali Shanti di kawasan Pura Agung Besakih, Karangasem.

KARANGASEM — Syukuran HUT ke-25 Laskar Bali Shanti berlangsung khidmat melalui persembahyangan bersama dan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan syukur atas perjalanan organisasi. Giri Prasta menilai kedewasaan sebuah organisasi tidak cukup diukur dari usia dan jumlah anggota. Menurutnya, yang lebih penting adalah kemampuan menjaga etika, menghormati hukum, serta memberi teladan bagi lingkungan sekitar.

“Shanti itu adalah damai. Apa pun yang terjadi, kita ingin tetap damai. Saya sangat mengapresiasi transformasi Laskar Bali Shanti yang terus berproses menjadi organisasi yang mengedepankan kedamaian dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Giri Prasta.

Peserta Sembahyang Tanpa Atribut Organisasi

Wagub Bali memberi catatan khusus pada cara peserta mengikuti persembahyangan. Mereka hadir mengenakan pakaian sembahyang tanpa atribut organisasi. Bagi Giri Prasta, sikap itu mencerminkan kesediaan mengesampingkan ego dan kebesaran duniawi. Yang diutamakan adalah ketulusan, persaudaraan, dan kedamaian di hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Dalam arahannya, Giri Prasta menegaskan bahwa menjaga Bali menuntut kecerdasan, tanggung jawab, dan kepatuhan pada hukum, bukan mengandalkan emosi.

“Bali harus tetap menjadi Bali. Bukan hanya dalam bentuk fisiknya, tetapi juga dalam jiwanya; bukan hanya dalam simbol-simbolnya, tetapi dalam nilai-nilai hidup yang mengakar dalam keseharian kita,” tegasnya.

Adat dan Kearifan Lokal Jadi Landasan Organisasi

Giri Prasta berharap Laskar Bali Shanti terus merawat adat, tradisi, budaya, dan kearifan lokal sebagai landasan bergerak. Anggota diminta mengedepankan musyawarah, menjaga solidaritas, dan membantu menyelesaikan persoalan warga lewat cara-cara damai. Ia juga mengapresiasi keterlibatan organisasi dalam kegiatan sosial, kemanusiaan, gotong royong, dan penjagaan keamanan lingkungan desa adat.

Ucapan terima kasih disampaikan kepada para sesepuh dan pengurus, khususnya Anak Agung Ketut Suma Wedanta (Ajik Alit) dan Anak Agung Gede Agung Suma Widana (Ajik Suma), atas kebersamaan yang terjalin selama ini.

Donor Darah, Bakti Sosial, hingga Bantuan Rp50 Juta

Rangkaian HUT ke-25 diisi sejumlah kegiatan sosial. Pada 3 Oktober 2026, Laskar Bali Shanti menggelar aksi donor darah dan pelepasan burung merpati sebagai simbol kepedulian kemanusiaan. Kegiatan berlanjut dengan bakti sosial serentak di seluruh kabupaten/kota di Bali pada 18 Oktober 2026.

Dalam syukuran di kawasan Pura Agung Besakih, organisasi menyerahkan paket kebutuhan pokok dan uang tunai kepada 33 pemangku di lingkungan pura. Pada kesempatan yang sama, Giri Prasta menyerahkan bantuan pribadi Rp50 juta untuk mendukung kegiatan dan pengabdian sosial organisasi.

Ketua Dewan Pengawas DPP Laskar Bali Shanti, Anak Agung Ketut Suma Wedanta, mengajak seluruh anggota menjadikan peringatan ini sebagai momentum introspeksi diri dan merawat persaudaraan. Ia mengingatkan bahwa semakin besar organisasi, semakin besar pula tanggung jawab yang mesti dijalankan. Anggota diminta tetap rendah hati, menjaga kesantunan, dan mengutamakan kepentingan bersama.

Wabup Karangasem Soroti Persatuan Warga

Wakil Bupati Karangasem Wayan Pandu Prapanca Lagosa menekankan pentingnya persatuan dan keharmonisan masyarakat. Ia berharap Laskar Bali Shanti terus mengambil peran positif dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersamaan di Bali.

Menutup arahannya, Giri Prasta mengajak keluarga besar Laskar Bali Shanti menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan masyarakat. Organisasi diharapkan semakin matang, solid, dan konsisten mengedepankan kedamaian, persatuan, serta pengabdian demi Bali yang aman, harmonis, dan ajeg.

Reporter: Ivan Setiawan
Sumber: lenteraesai.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top