KLUNGKLUNG — Sebanyak 24 pesilat DPC PS Bakti Negara Kabupaten Klungkung resmi dilepas untuk mengikuti Kejuaraan Pencak Silat Bakti Negara Badung Cup I 2026. Kejuaraan yang menjadi bagian dari Piala Bupati Badung 2026 ini akan mempertemukan pesilat dari seluruh DPC kabupaten/kota se-Bali.
Pelepasan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra di Rumah Jabatan Wabup, Selasa (1/9/2026). Dalam arahannya, ia mengingatkan pentingnya sportivitas dan tanggung jawab membawa nama baik daerah di ajang antar–kabupaten/kota.
Turnamen ini dijadwalkan berlangsung di GOR Purna Krida, Kerobokan, Badung, pada 4–8 September 2026. Seluruh kontingen dari sembilan kabupaten/kota di Bali akan saling berhadapan, menjadikan ajang ini sebagai tolak ukur kemampuan pencak silat di Pulau Dewata.
Bagi Klungkung, keikutsertaan kali ini bukan sekadar partisipasi seremonial. Tjokorda Surya menyebut turnamen ini sebagai panggung pembuktian kualitas pesilat muda daerah.
“Jaga nama baik Kabupaten Klungkung. Gunakan kesempatan ini sebagai ajang meningkatkan kemampuan, bertarung sebaik mungkin, dan tunjukkan kemampuan adik-adik di arena menuju juara,” tegas Tjokorda Surya.
Wabup yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PSPS Bakti Negara Kabupaten Klungkung itu menekankan bahwa medali bukanlah tujuan utama. Ia berharap kejuaraan ini menjadi sarana memetakan potensi atlet yang kelak bisa berlaga di tingkat nasional maupun regional.
“Dengan semangat tinggi, kontingen DPC Bakti Negara Klungkung optimistis mampu memberikan penampilan terbaik dan membawa pulang prestasi membanggakan untuk Klungkung Mahottama,” harapnya.
Para pesilat dijadwalkan menjalani persiapan akhir menjelang keberangkatan ke Badung. Dukungan penuh dari pemerintah daerah dan pihak terkait diharapkan dapat mengantar mereka meraih hasil maksimal di ajang yang baru pertama kali digelar tersebut.