Komparasi Leapmotor B10 vs BYD Atto 3: Dimensi Lebih Besar, Fast Charging 168 kW, Harga Mulai Rp 449 Juta

Penulis: Haris Maulana  •  Jumat, 07 Agustus 2026 | 06:29:01 WIB
Leapmotor B10 tampil dalam ajang GIIAS 2026 di Bali dengan harga khusus Rp 449 juta untuk 500 konsumen pertama.

BALI — Persaingan di segmen SUV listrik lima penumpang kian memanas. Setelah BYD Atto 3 sukses membangun basis konsumen, kini hadir Leapmotor B10 yang resmi diperkenalkan di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Lewat strategi harga agresif, B10 ditawarkan Rp 499 juta (OTR Jakarta), dan khusus 500 konsumen pertama mendapat harga spesial Rp 449 juta.

Dimensi B10 Lebih Panjang 60 mm, Kabin dan Bagasi Lebih Lega

Dari segi fisik, Leapmotor B10 unggul cukup signifikan. Bodi B10 tercatat memiliki panjang 4.515 mm, lebar 1.885 mm, tinggi 1.655 mm, serta jarak sumbu roda 2.735 mm. Sebagai pembanding, BYD Atto 3 hanya membentang 4.455 mm dengan wheelbase 2.720 mm.

Artinya, B10 unggul 60 mm dari segi panjang bodi dan 15 mm pada jarak sumbu roda. Keunggulan dimensi ini berdampak langsung pada ruang kaki penumpang belakang dan kapasitas bagasi. Buat keluarga Indonesia yang kerap bepergian jauh, selisih ini terasa nyata saat semua kursi terisi.

Mesin Listrik 218 Tk vs 204 hp, Soal Torsi Atto 3 Lebih Galak

Soal performa, keduanya sama-sama mengandalkan motor listrik permanen magnet. Leapmotor B10 menggendong motor bertenaga 160 kW atau setara 218 Tk dengan torsi 240 Nm. Sementara BYD Atto 3 menghasilkan 204 hp namun torsi lebih besar, yakni 310 Nm.

Konsekuensinya, akselerasi 0-100 kpj Atto 3 lebih responsif, hanya 7,3 detik, sedangkan B10 butuh waktu sekitar 8 detik. Namun untuk kecepatan puncak, B10 unggul dengan 170 kpj dibanding Atto 3 yang dibatasi di 160 kpj.

Baterai 67,1 kWh Jarak Tempuh 516 Km, Fast Charging Cuma 17 Menit

Perbedaan paling mencolok ada di sektor baterai dan pengisian daya. Leapmotor B10 memakai paket baterai 67,1 kWh dengan teknologi Cell-to-Chassis (CTC) 2.0. Klaim jarak tempuh berdasarkan siklus NEDC mencapai 516 kilometer.

Yang lebih impresif, B10 mendukung DC Fast Charging hingga 168 kW. Artinya, pengisian dari 30 persen ke 80 persen hanya butuh sekitar 17 menit. Bandingkan dengan Atto 3 yang cuma mendukung fast charging 70 kW di varian Advanced dan 88 kW di Superior. BYD Atto 3 sendiri hadir dengan Blade Battery LFP berkapasitas 49,92 kWh dan 60,48 kWh, dengan jarak tempuh maksimal 480 kilometer untuk varian Superior.

Layar 14,6 Inci, 22 Ruang Penyimpanan, dan ADAS 16 Fitur

Masuk ke kabin, Leapmotor B10 membawa layar sentuh 14,6 inci yang didukung prosesor Qualcomm Snapdragon 8155. Sistemnya sudah mendukung Apple CarPlay dan Android Auto nirkabel. Urusan penyimpanan, B10 mengklaim punya 22 ruang penyimpanan di dalam kabin.

Soal keselamatan, B10 mengantongi rating lima bintang Euro NCAP. Perlengkapan standarnya termasuk tujuh airbag, kamera 360 derajat, hingga 16 fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS). BYD Atto 3 juga tak ketinggalan dengan paket ADAS lengkap seperti Adaptive Cruise Control, Lane Keeping Assist, dan Blind Spot Detection.

Garansi dan Layanan Purna Jual Jadi Jurus Andalan

Leapmotor memberikan garansi kendaraan empat tahun atau 100.000 kilometer. Konsumen juga mendapat gratis servis berkala dan suku cadang selama empat tahun atau 60.000 kilometer, plus garansi baterai delapan tahun atau 150.000 kilometer.

Sebagai pembanding, BYD Atto 3 dijual dengan dua varian: Advanced+ dibanderol Rp 415 jutaan dan Superior Rp 520 jutaan. Dengan selisih harga yang tipis, keputusan akhir kembali ke prioritas pembeli: apakah mengutamakan teknologi pengisian cepat dan ruang kabin B10, atau brand awareness dan jaringan purna jual BYD yang lebih mapan di Indonesia.

Reporter: Haris Maulana
Sumber: otomotif.kompas.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top