MANGUPURA — PEXI Badung langsung bergerak cepat setelah menuntaskan Piala Bupati Badung. Para pendatang baru di ajang tersebut kini masuk dalam daftar prioritas pembinaan untuk menghadapi Kejurprov Bali yang dijadwalkan berlangsung di Denpasar awal September 2026.
Wardika menyebut turnamen internal ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan pintu masuk menuju Porprov Bali 2027 di Buleleng. "Para juara pada kejuaraan ini akan kami persiapkan untuk mengikuti Kejurprov Bali pada awal September di Denpasar. Sekaligus menjadi bagian dari persiapan kekuatan Badung menuju Porprov Bali 2027 di Buleleng," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (4/8).
Kejuaraan yang berlangsung dua hari hingga Minggu (2/8) itu mempertandingkan 14 kategori, mulai dari KU 8, KU 10, KU 12, KU 14, KU 16, KU 18, hingga senior putra dan putri. Dari hasil yang disahkan Dewan Wasit, gelar senior putra diraih Pande Putu Catur Wijanarka dari Singasari XC, sementara kategori senior putri dimenangkan Khaline Venica Anthony Elizabeth.
Singasari XC tercatat sebagai kontingen paling dominan dengan mengumpulkan gelar juara di berbagai kelompok usia. Klub dan sekolah asal Badung lainnya juga turut menyumbang juara pada kategori masing-masing.
Ketua Panitia Pelaksana, I Kadek Agusnawan, menjelaskan seluruh pertandingan memakai Swiss System dengan lima babak di setiap kategori. Sistem ini dipilih bukan tanpa alasan—setiap peserta mendapat jatah tanding lebih banyak dibanding sistem gugur, sekaligus menghasilkan peringkat yang lebih objektif.
"Kejuaraan menggunakan Swiss System dengan masing-masing lima babak. Para juara menerima hadiah berupa uang pembinaan, trofi, dan sertifikat," kata Agusnawan.
Para juara tidak hanya membawa pulang trofi. Panitia menyiapkan uang pembinaan dan sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras atlet muda selama dua hari bertanding.
Penutupan kejuaraan turut dihadiri Sekretaris Umum KONI Badung I Ketut Widia Astika dan Wakil Ketua II KONI Badung I Made Widiana. Keduanya hadir langsung menyerahkan hadiah kepada para juara, menandakan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap perkembangan catur Xiangqi di Badung.
Agusnawan menilai jalannya kejuaraan berlangsung lancar hingga penutupan. Dengan selesainya Piala Bupati, fokus PEXI Badung kini tertuju pada persiapan atlet menuju Kejurprov Bali—sekaligus memetakan kekuatan pesaing dari kabupaten/kota lain di Pulau Dewata.