Pertamina Tanam 1.000 Mangrove dan 500 Lamun di Pulau Pari, Warga Rasakan Langsung Manfaatnya

Penulis: Eri Subagio  •  Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:26:01 WIB
Pekerja Pertamina menanam 1.000 mangrove dan 500 lamun di Pulau Pari untuk memulihkan ekosistem pesisir.

BALI — Pulau Pari, yang dikenal dengan wisata baharinya, belakangan menghadapi masalah serius: garis pantai tergerus, padang lamun menyusut, dan air laut terus naik. Melihat kondisi itu, PHI bersama organisasi lingkungan Lindungi Hutan dan petani setempat turun tangan menanam vegetasi pesisir.

Kegiatan ini melibatkan 40 pekerja PHI dari berbagai fungsi. Mereka menanam langsung di area yang dinilai kritis. "Kami mendukung praktik bisnis yang berkelanjutan, tidak hanya bagi lingkungan, tetapi juga bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi," ujar Manager Environment PHI, Kemas Adrian.

Abrasi dan Lamun yang Menghilang

Dalam beberapa tahun terakhir, warga Pulau Pari menyaksikan sendiri perubahan di pesisir. Abrasi makin parah, luasan padang lamun turun drastis, dan permukaan air laut meningkat. Padahal, lamun dan mangrove adalah benteng alami yang melindungi daratan dari gelombang.

Ekosistem mangrove dan lamun termasuk dalam kategori blue carbon. Artinya, keduanya mampu menyerap dan menyimpan karbon dalam jumlah besar selama puluhan hingga ratusan tahun. Beberapa kajian bahkan menyebut mangrove bisa menyimpan karbon tiga hingga lima kali lebih banyak ketimbang hutan tropis daratan per satuan luas.

Manfaat Ekologis dan Ekonomis untuk Warga

Bagi masyarakat pesisir, keberadaan mangrove dan lamun bukan sekadar soal lingkungan. Keduanya menjadi habitat biota laut yang menopang produktivitas perikanan. Itu berarti sumber penghidupan warga ikut terjaga.

Perwakilan petani Pulau Pari mengapresiasi langkah PHI. Menurut mereka, bantuan ini memberikan manfaat nyata untuk mengurangi laju abrasi dan memulihkan ekosistem yang rusak. PHI berharap sinergi antara perusahaan, warga, dan pegiat lingkungan ini bisa terus berlanjut.

Inisiatif ini juga berkontribusi pada sejumlah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain penanganan perubahan iklim (Tujuan 13), menjaga ekosistem daratan (Tujuan 15), pekerjaan layak (Tujuan 8), dan pengentasan kemiskinan (Tujuan 1).

Lewat aksi ini, Pertamina tak cuma menanam pohon. Mereka ikut memperkuat ketahanan kawasan pesisir yang kini makin rentan terhadap dampak perubahan iklim.

Reporter: Eri Subagio
Sumber: tambang.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top