Cuaca Bali Sabtu ini Cerah Berawan, Nelayan dan Wisatawan Bahari Diminta Waspada Gelombang 4 Meter di Perairan Selatan

Penulis: Haris Maulana  •  Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:51:01 WIB
Cuaca Bali pada Sabtu diprediksi cerah berawan dengan suhu bervariasi di berbagai wilayah.

DENPASAR — Potensi bencana hidrometeorologi seperti hujan lebat dan angin kencang di Bali pada akhir pekan ini terpantau nihil. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar merilis prakiraan cuaca yang menunjukkan dominasi cuaca cerah hingga cerah berawan di sembilan kabupaten dan kota.

Kondisi ini menjadi angin segar bagi pelaku pariwisata yang mengandalkan kunjungan ke destinasi alam terbuka. Suhu udara di kawasan pesisir seperti Kota Denpasar dan Kabupaten Badung berkisar antara 21 hingga 31 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan yang bervariasi.

Kawasan Bedugul dan Kintamani: Berawan Sepanjang Hari

Meski secara umum cerah, dua wilayah dataran tinggi justru akan diselimuti awan. Wilayah Kabupaten Bangli, termasuk kawasan Kintamani, diprediksi berawan sejak pagi dengan suhu udara dingin berkisar 15–24 derajat Celcius dan kelembapan mencapai 62–99 persen.

Di Kabupaten Tabanan, kawasan wisata Bedugul juga akan mengalami cuaca berawan pada siang hari dengan suhu yang jauh lebih rendah, yakni 15–23 derajat Celcius. Sementara itu, wilayah lainnya seperti Gianyar, Buleleng, Jembrana, Karangasem, dan Klungkung diprakirakan cerah dengan suhu udara hangat.

Gelombang Tinggi Ancam Aktivitas Pelayaran ke Nusa Penida dan Lombok

BMKG memberikan perhatian khusus pada perairan selatan Bali. Tinggi gelombang laut di Perairan Selatan Pulau Bali dan Selat Lombok bagian selatan diperkirakan mencapai 2,5 hingga 4 meter. Imbauan ini ditujukan bagi nelayan, pelaku wisata bahari, dan operator transportasi laut.

Kecepatan angin di perairan utara dan selatan Bali tercatat bergerak dari arah timur menuju tenggara dengan ritme 4 hingga 20 knot. Arus laut di sejumlah titik strategis juga terpantau kuat. Di Selat Badung, kecepatan arus mencapai 1,56–2,24 knot, sementara di Selat Lombok bagian selatan menyentuh angka 1,54–2,93 knot.

Masyarakat yang berniat melakukan penyeberangan antarpulau, seperti menuju Nusa Penida atau Lombok, disarankan untuk terus memantau pembaruan informasi dari otoritas pelabuhan dan BMKG guna memastikan keamanan perjalanan.

Reporter: Haris Maulana
Sumber: balikonten.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top