Antrean Truk Raksasa Mengular di Pelabuhan Gilimanuk Saat Idul Adha, Puluhan Sopir Nekat Terobos Jalur Logistik

Penulis: Feri Andika  •  Kamis, 28 Mei 2026 | 12:46:11 WIB
Antrean truk raksasa mengular di Pelabuhan Gilimanuk saat puncak distribusi Idul Adha.

NEGARA — Lonjakan volume kendaraan logistik di Pelabuhan Gilimanuk saat Idul Adha 1447 Hijriah memicu antrean panjang yang didominasi truk-truk raksasa. Puluhan sopir nekat melakukan aksi terobos jalur demi memotong waktu tunggu yang bisa mencapai berjam-jam. Fenomena ini menjadi pemandangan rutin setiap musim libur keagamaan di pintu keluar utama Pulau Dewata.

Awal Mula: Antrean Mengular Sejak Dini Hari

Kepadatan mulai terasa sejak Jumat dini hari, saat truk-truk bermuatan hewan kurban dan barang logistik mulai berdatangan dari arah Banyuwangi. Petugas kepelabuhan mencatat lonjakan jumlah kendaraan mencapai dua kali lipat dibandingkan hari biasa. Akibatnya, jalur masuk menuju area parkir kapal cepat tersendat hingga ke jalan raya nasional.

Seorang sopir truk asal Surabaya mengaku sudah mengantre sejak pukul 03.00 WITA. "Baru setengah jam pergerakan, macet total. Banyak yang saling serobot karena tidak sabar," katanya di lokasi, Jumat pagi.

Proses: Bagaimana Aksi Terobos Terjadi?

Aksi terobos jalur terjadi di titik rawan penyempitan jalan dekat pintu masuk pelabuhan. Beberapa sopir truk memanfaatkan celah bahu jalan untuk menyalip antrean, memicu kemacetan yang lebih parah. Petugas gabungan dari Syahbandar dan kepolisian berusaha mengurai kepadatan dengan sistem buka-tutup jalur secara bergantian.

Petugas mengaku kewalahan mengatur puluhan kendaraan besar yang tiba bersamaan. "Kami sudah pasang rambu dan petugas di lapangan, tapi tetap ada yang nekat. Risikonya kecelakaan dan waktu tempuh makin panjang," ujar seorang koordinator lapangan di Pelabuhan Gilimanuk.

Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Hingga siang hari, antrean masih terpantau mengular sepanjang satu kilometer. Pihak pengelola pelabuhan mengimbau sopir untuk bersabar dan mematuhi aturan demi kelancaran distribusi logistik. Mereka juga membuka jalur khusus bagi kendaraan yang membawa hewan kurban agar tidak mengalami penurunan kualitas muatan.

Lonjakan serupa diperkirakan masih akan berlangsung hingga H+1 Idul Adha. Petugas mengingatkan agar sopir tidak memaksakan diri menerobos jalur karena dapat dikenakan sanksi tilang dan denda administratif. Pengguna jalur logistik diimbau memantau informasi kepadatan melalui kanal resmi Pelabuhan Gilimanuk sebelum berangkat.

Reporter: Feri Andika
Sumber: radarbali.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top