Pencarian

Wapres Gibran Donasi Rp25 Juta untuk Sopir Truk Dibakar Bos di Karangasem, Biaya Pengobatan Tembus Rp88 Juta

Jumat, 25 September 2026 • 11:47:31 WIB
Wapres Gibran Donasi Rp25 Juta untuk Sopir Truk Dibakar Bos di Karangasem, Biaya Pengobatan Tembus Rp88 Juta
Wapres Gibran memberikan donasi Rp25 juta untuk biaya pengobatan sopir truk korban pembakaran di Karangasem.

AMLAPURA — Kepala Desa Muncan, I Wayan Tunas, membenarkan kabar donasi dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tersebut. Menurutnya, uang Rp25 juta itu diterima langsung oleh pihak rumah sakit untuk menutup sebagian biaya perawatan IGS.

"Kemarin pagi kami dapat kabar bahwa Pak Wapres memberikan donasi untuk korban sebesar Rp25 juta. Uang tersebut langsung masuk ke rekening RSUP Prof Ngoerah Denpasar dan telah terkonfirmasi," ujar Tunas, Jumat (25/9).

Bantuan itu menjadi penopang sementara bagi keluarga korban yang terus dibebani tagihan rumah sakit. Tunas menyebut biaya pengobatan IGS masih akan bertambah karena sejumlah perawatan belum selesai dijalani.

Biaya Pengobatan Melonjak dari Rp71 Juta ke Rp88 Juta dalam Sehari

Paman korban, I Nengah Sridana, mengungkap lonjakan tagihan rumah sakit yang terjadi dalam hitungan jam. Pagi hari tagihan masih tercatat Rp71 juta, namun siang harinya sudah naik menjadi Rp88 juta setelah IGS menjalani operasi kedua.

"Kemarin pagi tagihannya Rp 71 juta, tapi siangnya sudah menjadi Rp 88 juta, karena korban baru selesai menjalani operasi," jelas Sridana.

Menurutnya, total biaya yang harus ditanggung keluarga ke depan dipastikan menembus ratusan juta rupiah. Donasi dari masyarakat dan sejumlah pihak disebut belum cukup menutup seluruh kewajiban pembayaran rumah sakit.

Donasi Wapres Dinilai Belum Tutup Seluruh Tagihan

Sridana menyatakan keluarga masih membutuhkan tambahan bantuan untuk melunasi sisa biaya perawatan keponakannya. "Biaya pengobatan untuk ke depannya dipastikan mencapai ratusan juta secara total," ujarnya.

IGS merupakan sopir truk berusia 21 tahun yang menjadi korban pembakaran oleh bosnya sendiri di Karangasem. Kasus tersebut sebelumnya mendapat perhatian luas dari masyarakat, yang kemudian mengalirkan bantuan untuk membantu proses pemulihan korban.

Hingga kini, korban masih menjalani perawatan intensif di RSUP Prof Ngoerah Denpasar. Keluarga berharap dukungan dari berbagai pihak terus berlanjut sampai seluruh biaya pengobatan dapat diselesaikan.

Follow lensabali.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: balipost.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks