DENPASAR — Kompetisi sepak bola antar-kampung bertajuk Liga Kampung Soekarno Cup III resmi dimulai di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, pada Sabtu (9/5). Turnamen ini diikuti oleh sembilan tim yang mewakili seluruh kabupaten dan kota di Bali, mulai dari Banteng Muda Kota Denpasar hingga Banteng Muda Kabupaten Jembrana.
Ajang Perebutan Piala Bergilir dan Hadiah Rp117 Juta
Ketua Panitia sekaligus Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung, I Wayan Adi Arnawa, menyebutkan bahwa turnamen ini memperebutkan Piala Bergilir Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali. Total hadiah yang disiapkan mencapai Rp117 juta untuk para pemenang.
Babak penyisihan berlangsung pada 9–17 Mei 2026 di dua lokasi, yakni Stadion Ngurah Rai dan Stadion Kompyang Sujana, Denpasar. Selanjutnya, babak semifinal dijadwalkan pada Rabu, 20 Mei 2026, dan partai puncak sekaligus penutupan akan digelar pada Sabtu, 23 Mei 2026 di Stadion Ngurah Rai.
Membumikan Trisakti Bung Karno Lewat Olahraga
Adi Arnawa menegaskan bahwa penyelenggaraan tahun ketiga ini bukan sekadar kompetisi olahraga. “Penyelenggaraan tahun ketiga ini didasari komitmen untuk membumikan ajaran Trisakti Bung Karno, khususnya ‘berkepribadian dalam kebudayaan’. Kami meyakini olahraga adalah instrumen efektif untuk membentuk mentalitas pejuang yang tangguh, sehat jasmani, dan memiliki jiwa korsa yang tinggi,” ujarnya.
Turnamen ini digagas untuk menumbuhkan semangat nasionalisme, persatuan, dan sportivitas sesuai nilai-nilai yang diwariskan oleh Proklamator RI, Bung Karno. Selain itu, ajang ini diharapkan mampu mempererat solidaritas antardaerah di Bali.
Pembukaan Dihadiri Seluruh Jajaran Partai
Pembukaan turnamen dilakukan langsung oleh Ketua Panitia Liga Kampung Nasional Soekarno Cup 2026, Komarudin Watubun. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, I Wayan Koster, serta jajaran pengurus partai dari tingkat provinsi hingga pengurus anak cabang (PAC) se-Bali.
Seluruh anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Dapil Bali, DPRD Provinsi Bali, dan DPRD kabupaten/kota se-Bali juga hadir dalam seremoni pembukaan yang berlangsung meriah tersebut.
Menjaring Talenta Muda Sepak Bola Bali
Di luar aspek ideologis, Liga Kampung Soekarno Cup III juga menjadi wadah pembinaan generasi muda. Adi Arnawa berharap turnamen ini mampu melahirkan talenta-talenta sepak bola potensial yang dapat berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.
Dengan sembilan tim yang mewakili seluruh wilayah Bali, kompetisi ini menjadi panggung bagi pemain muda untuk unjuk kemampuan sekaligus menjaga semangat sportivitas di tengah rivalitas antardaerah.