TABANAN — Pemerintah Kabupaten Tabanan mulai menjajaki implementasi teknologi pirolisis tertutup bernama "Solusi Aksara" guna mengatasi krisis sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tabanan. Rencana strategis ini dipaparkan langsung oleh manajemen PT Aksara Cristy Legal di hadapan Wakil Bupati Tabanan dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) pada Minggu (3/5/2026).
Kerja sama ini difokuskan pada tiga agenda prioritas. Selain percepatan pengurangan volume sampah, Pemkab Tabanan membidik penguatan sistem pemilahan dari sumber serta pemanfaatan residu olahan menjadi produk bernilai ekonomi. Pendekatan ini diharapkan mampu mengubah beban lingkungan menjadi sumber daya melalui konsep ekonomi sirkular yang berkelanjutan.
Keunggulan Mesin Pirolisis Kapasitas 100 Ton per Enam Jam
Solusi yang ditawarkan merupakan hasil inovasi Direktur PT Aksara Cristy Legal, Made Hiroki. Mesin pirolisis tertutup ini dirancang khusus untuk menjawab persoalan sampah di kawasan pesisir dan perkotaan yang kian meningkat. Secara teknis, alat ini mampu memproses 50 hingga 100 ton sampah hanya dalam durasi enam jam.
Proses pengolahan menggunakan metode suhu tinggi antara 400–700 derajat Celcius tanpa oksigen. Sistem ini didukung penggunaan gas CO? dan nitrogen (N?) untuk memastikan tidak terjadi pembakaran langsung. Mekanisme tersebut efektif meminimalkan munculnya emisi berbahaya seperti dioksin maupun asap hitam yang kerap menjadi kendala pada insinerator konvensional.
“Fokus kami menghadirkan teknologi tepat guna yang ramah lingkungan dan bisa langsung diterapkan untuk menjawab persoalan sampah di daerah,” ujar Made Hiroki, Minggu (3/5/2026).
Residu Sampah Diolah Menjadi Bahan Baku Paving Block
Teknologi Solusi Aksara tidak hanya memusnahkan sampah, tetapi juga menghasilkan residu abu berbentuk keramik. Material sisa ini memiliki nilai guna tinggi karena dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan paving block. Inovasi ini sejalan dengan kebijakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang melarang praktik pembakaran terbuka (open burning).
Untuk menjamin aspek keamanan lingkungan, emisi yang dihasilkan mesin telah melalui sistem penyaringan berlapis. Proses filter menggunakan komponen cyclone, scrubber, dan carbon filter sehingga gas buang yang keluar ke udara hanya berupa uap air bersih. Unit demonstrasi mesin ini pun telah dirakit sejak akhir April 2026 di Denpasar sebagai tahap uji coba perdana.
Pemkab Tabanan Komitmen Dorong Pengelolaan Terukur
Wakil Bupati Tabanan menyambut positif tawaran teknologi tersebut mengingat kondisi TPA Tabanan yang membutuhkan penanganan segera. Pemerintah daerah kini tengah mengkaji skema kerja sama lanjutan agar teknologi ini bisa segera diintegrasikan dengan sistem manajemen sampah yang sudah ada.
Penerapan teknologi tepat guna dinilai menjadi kebutuhan mendesak untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di sekitar TPA. Dengan volume sampah harian yang terus melonjak, metode pirolisis dianggap sebagai solusi paling rasional dibandingkan sistem penimbunan konvensional.
“Kami siap mendorong langkah konkret dalam penanganan sampah secara terukur dan berkelanjutan,” tegas perwakilan PT Aksara Cristy Legal menutup pemaparan tersebut.