Tebing Sawah di Pupuan Tabanan Longsor Terjang Rumah Warga Belantih, BPBD Imbau Waspada Longsor Susulan

Penulis: Ivan Setiawan  •  Kamis, 05 November 2026 | 09:33:31 WIB
Tim BPBD Tabanan membersihkan material longsor yang menimbun rumah warga di Banjar Dinas Belantih, Pupuan.

TABANAN — Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan diterjunkan ke lokasi untuk membersihkan material longsor yang menimbun kediaman Seribulih. Proses pembersihan berlangsung cukup lama, mulai pukul 08.00 Wita hingga 13.15 Wita, karena tebalnya lapisan tanah yang menutupi halaman dan sebagian ruangan rumah.

Pembersihan material melibatkan aparat Desa Belimbing, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta warga sekitar. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Tabanan, I Putu Trisna Widiatmika, memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun halaman rumah dan sebagian ruangan rumah milik Seribulih tertutup material longsor," ujar Trisna pada Rabu, 4 November 2026.

Longsor Dipicu Hujan Deras Sejak Dini Hari

Peristiwa longsor terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah Pupuan sejak dini hari. Lahan persawahan yang berada tepat di atas posisi rumah korban tergerus air hingga akhirnya longsor menghantam bangunan di bawahnya.

Tembok rumah Seribulih cukup kokoh menahan gempuran tanah. Material tanah tetap memenuhi halaman dan sebagian masuk ke dalam ruangan. Korban selamat karena saat peristiwa terjadi tengah tertidur di dalam rumah bersama keluarganya.

BPBD Minta Warga Mengungsi Saat Hujan Lebat

Guna mengantisipasi longsor susulan jika hujan deras kembali turun, BPBD Tabanan mengimbau korban untuk mengungsi sementara waktu ke rumah kerabat. Imbauan serupa ditujukan kepada warga yang bermukim di daerah rawan longsor.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama yang bermukim di daerah rawan longsor. Jika kondisi dinilai tidak aman saat hujan lebat, segera mengungsi ke tempat yang lebih aman," pungkasnya.

Kejadian di Banjar Dinas Belantih menyusul musibah serupa di Banjar Dinas Karyasari, Kecamatan Pupuan, sebelumnya. Rumah milik Ni Wayan Darsi, 68, ambruk diterjang hujan lebat dan angin kencang. Cuaca ekstrem masih mengintai wilayah Pupuan dan sekitarnya.

Reporter: Ivan Setiawan
Sumber: radarbali.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top