MANGUPURA — Dinas Perhubungan Kabupaten Badung menargetkan seluruh titik lampu penerangan jalan baru rampung terpasang pada akhir tahun ini. Dari pagu anggaran Rp 21,5 miliar yang disiapkan pada Tahun Anggaran 2026, nilai kontrak pekerjaan yang disepakati setelah lelang tercatat sekitar Rp 16 miliar.
Kepala Dinas Perhubungan Badung Anak Agung Gede Rahmadi menyatakan penambahan titik lampu diprioritaskan untuk kawasan yang minim pencahayaan malam hari. Pihaknya membagi alokasi sesuai kebutuhan tiap wilayah, bukan merata begitu saja.
Kecamatan Kuta Selatan menerima 1.179 titik, jauh di atas kecamatan lain. Mengwi menyusul dengan 420 titik, lalu Abiansemal 218 titik, Kuta Utara 215 titik, Kuta 177 titik, dan Petang 156 titik.
"Untuk lampu jalan sudah berproses dan sudah ada pemenang tendernya. Jadi dibagi sesuai kebutuhan wilayah," kata Rahmadi, mantan Kepala Bagian Keuangan Sekretariat Daerah Badung.
Pembagian itu mencerminkan beban wilayah selatan Badung yang lebih padat aktivitas, terutama kawasan wisata Kuta Selatan. Sementara Petang yang berbukit dan berpenduduk lebih jarang mendapat porsi paling kecil.
Dari total kebutuhan lebih dari 40 ribu titik LPJ, sebanyak 25 ribu titik sudah terpasang. Artinya masih ada kekurangan sekitar 15 ribu titik yang harus dipenuhi secara bertahap.
"Sudah terpasang sekitar 25 ribu titik, sedangkan kebutuhannya 40 ribu lebih. Jadi kalau dihitung memang masih kurang, karena itu kami pakai skala prioritas," ujar Rahmadi saat dikonfirmasi, Jumat (25/9/2026).
Skala prioritas dipakai karena anggaran tidak cukup menutup seluruh kekurangan sekaligus. Penambahan tahun ini menyasar ruas jalan dan permukiman yang paling gelap pada malam hari.
Rahmadi menegaskan pengadaan tahun ini tidak mengganti seluruh LPJ yang sudah terpasang. Sebagian pekerjaan menyasar perbaikan tiang lampu yang rusak.
"Pengadaan ini bukan untuk mengganti seluruh LPJ yang sudah terpasang. Ini penambahan titik lampu dan rehabilitasi tiang yang rusak," tegasnya.
Dengan nilai kontrak sekitar Rp 16 miliar dari pagu Rp 21,5 miliar, pekerjaan diharapkan tuntas sebelum tutup tahun anggaran. Warga di enam kecamatan bisa memantau progres pemasangan tiang dan titik lampu di ruas jalan masing-masing.