BALI — Apple kembali memperkuat ekosistem perangkat lunaknya lewat iOS 27 yang kini memasuki tahap beta untuk pengembang dan publik. Salah satu aplikasi yang mendapat perhatian besar adalah Safari, yang tidak hanya disulap lebih cepat, tetapi juga terintegrasi dalam dengan Apple Intelligence. Bagi pengguna iPhone di Indonesia, fitur-fitur ini menjadi alasan kuat untuk segera memperbarui perangkat mereka.
Safari kini mampu mengorganisir tab yang terbuka secara otomatis berdasarkan topik. Sistem ini menggunakan Apple Intelligence untuk mengelompokkan situs-situs yang relevan, sehingga pengguna tidak perlu lagi scroll panjang mencari tab yang diinginkan.
Misalnya, saat kamu sedang riset membeli sofa baru sambil merencanakan liburan akhir pekan, semua situs tentang sofa akan terkumpul dalam satu grup, dan situs tentang destinasi wisata di grup lainnya. Fitur ini bisa diaktifkan lewat ikon tiga garis di pojok kanan atas layar saat berada di tampilan tab, kemudian mengaktifkan opsi "Automatically Create Topics".
Ada pula bagian baru bernama "Resume Browsing" di halaman awal (Start Page). Fungsinya untuk melanjutkan aktivitas browsing yang baru saja ditutup atau topik yang masih terbuka di perangkat lain milikmu. Halaman yang disimpan di Bookmarks dan Reading List juga bisa dikelompokkan berdasarkan topik secara otomatis.
Fitur paling menarik hadir lewat opsi "Create an Extension". Lewat menu ini, pengguna cukup mengetikkan perintah tentang apa yang diinginkan, dan AI akan membuatkan ekstensi Safari-nya secara otomatis.
Apple menyediakan sejumlah saran yang bisa langsung dipakai, antara lain:
Kategori saran yang tersedia meliputi Boost Productivity, Improve Focus, Get Creative, serta Develop and Design. Kamu bisa mengaksesnya melalui pengaturan Safari di sebelah kiri kolom URL.
Fitur "Notify Me" menjadi andalan baru untuk memantau perubahan situs web. Safari akan memeriksa halaman tertentu secara berkala dan memberi notifikasi jika ada informasi baru yang terdeteksi.
Fitur ini sangat berguna untuk memantau kapan tiket konser mulai dijual atau kapan produk incaran kembali tersedia di e-commerce. Caranya mudah: kunjungi situs target, ketuk ikon pengaturan di kiri kolom URL, pilih "Notify Me", lalu ketik apa yang ingin dipantau dan atur frekuensinya.
Perlu dicatat, Safari hanya akan memeriksa situs maksimal satu kali per hari pada waktu yang ditentukan. Tersedia juga opsi pengecekan mingguan dan bulanan.
Aplikasi Passwords kini terintegrasi lebih dalam dengan Safari. Sistem akan secara otomatis mendeteksi password yang lemah atau telah bocor, lalu menawarkan penggantian langsung menjadi kata sandi yang kuat.
Prosesnya berjalan otomatis dengan bantuan Apple Intelligence. Safari akan menavigasi ke situs yang dituju, masuk ke akun, dan memperbarui password hanya dengan satu ketukan. Ini menyelesaikan masalah klasik pengguna yang malas mengganti kata sandi karena repot.
Untuk keluarga, iOS 27 menambahkan fitur "Ask to Browse". Dengan fitur ini, anak-anak harus mendapatkan persetujuan orang tua terlebih dahulu sebelum mengunjungi situs web baru. Ini menjadi lapisan pengaman tambahan di luar kontrol orang tua yang sudah ada sebelumnya.
Dari sisi performa, Apple mengklaim efisiensi daya Safari meningkat, sehingga konsumsi baterai lebih hemat. Kecepatan memuat halaman web dan aplikasi web juga diklaim lebih kencang, berkat peningkatan pada pemrosesan JavaScript serta animasi dan grafis yang lebih mulus.
Fitur-fitur cerdas seperti pengelompokan tab otomatis, pembuatan ekstensi, dan notifikasi khusus memerlukan Apple Intelligence. Ini berarti hanya perangkat iPhone 15 Pro dan seri yang lebih baru yang bisa menikmati fitur tersebut.
iOS 27 saat ini sudah bisa dicoba oleh pengguna yang terdaftar dalam program beta developer maupun beta publik. Versi final akan dirilis pada musim gugur tahun ini, bertepatan dengan peluncuran jajaran iPhone terbaru. Bagi pengguna iPhone di Indonesia yang ingin mencoba fitur ini lebih awal, mendaftar program beta adalah langkah yang bisa dipertimbangkan, namun disarankan menggunakan perangkat cadangan karena versi beta biasanya masih mengandung bug.