Bupati Buleleng Resmikan Samsat Gerai di Kantor Camat Gerokgak, Warga Tak Perlu Lagi Tempuh 1,5 Jam ke Singaraja

Penulis: Eri Subagio  •  Jumat, 21 Agustus 2026 | 17:46:31 WIB
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra meresmikan Samsat Gerai di Kantor Camat Gerokgak, Rabu (19/8/2026).

Warga Kecamatan Gerokgak, Buleleng Barat, kini tidak perlu lagi menempuh perjalanan hingga 1,5 jam ke Kota Singaraja untuk membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra meresmikan Samsat Gerai di Kantor Camat Gerokgak pada Rabu (19/8/2026). Kehadiran gerai ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkab Buleleng, Bapenda Provinsi Bali, Dirlantas Polda Bali, dan Jasa Raharja.

BULELENG — Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra meresmikan Samsat Gerai di Kantor Camat Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Rabu (19/8/2026). Layanan terpadu ini dihadirkan untuk mendekatkan akses pembayaran pajak kendaraan bagi warga di wilayah Buleleng Barat yang selama ini terkendala jarak tempuh.

Letak Kecamatan Gerokgak yang luas dan berjauhan dari pusat Kota Singaraja membuat warga harus meluangkan waktu hingga 1,5 jam hanya untuk mengurus administrasi kendaraan roda dua maupun roda empat. Dengan hadirnya gerai ini, beban tersebut diharapkan berkurang secara signifikan.

Kolaborasi Empat Instansi untuk Satu Tujuan

Sutjidra menjelaskan, pembukaan Samsat Gerai ini merupakan kerja sama terpadu antara Pemkab Buleleng dengan Bapenda Provinsi Bali, Dirlantas Polda Bali, serta Jasa Raharja. Seluruh pihak berkomitmen menghadirkan layanan yang mudah dijangkau masyarakat.

“Kami bekerja sama dengan Bapenda Provinsi Bali, Dirlantas Polda Bali, Jasa Raharja, dan Pemkab Buleleng untuk menghadirkan layanan terpadu ini di Kantor Camat Gerokgak. Tujuannya satu, memudahkan masyarakat,” kata Sutjidra.

Pajak Kembali ke Masyarakat dalam Bentuk Infrastruktur

Bupati menegaskan bahwa hasil penerimaan PKB tidak sekadar masuk kas daerah. Pendapatan tersebut memiliki alokasi yang jelas dan wajib dikembalikan kepada publik dalam bentuk pembangunan infrastruktur penunjang transportasi.

“Hasil pajak ini memang sudah ada aturannya, wajib dialokasikan kembali untuk infrastruktur penunjang transportasi,” tegasnya. Perbaikan jalan dan jembatan di wilayah Buleleng menjadi prioritas utama dari penggunaan dana tersebut.

Capaian Pendapatan Semester Pertama Lampaui Target

Di sela peresmian, Sutjidra turut mengapresiasi kinerja jajarannya dalam mengelola pendapatan daerah. Capaian pada semester pertama tahun ini dinilai positif karena berhasil melampaui target yang telah ditetapkan.

“Astungkara semester pertama ini sudah melebihi dari target yang diberikan,” ujarnya. Ia meminta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta BUMD di lingkungan Pemkab Buleleng untuk mempertahankan tren ini dengan bekerja optimal dan berorientasi pada target kontrak kerja.

Reporter: Eri Subagio
Sumber: kabarbali.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top