South of Midnight Kini Diterbitkan Sendiri oleh Compulsion Games di Steam, Tanda Perpisahan Total dari Xbox

Penulis: Ivan Setiawan  •  Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:07:01 WIB
Halaman Steam *South of Midnight* kini menampilkan Compulsion Games sebagai penerbit, menggantikan Xbox Game Studios.

BALI — Halaman Steam South of Midnight kini menampilkan Compulsion Games sebagai penerbit, bukan lagi Xbox Game Studios. Perubahan ini mengonfirmasi bahwa proses pelepasan studio dari naungan divisi Xbox telah tuntas, setidaknya untuk platform PC.

Di toko PlayStation dan Xbox, game aksi-petualangan musikal tersebut masih tercatat diterbitkan oleh Microsoft. Perbedaan status ini memunculkan pertanyaan apakah itu sekadar keterlambatan pembaruan data atau mengindikasikan situasi lain yang belum diumumkan.

Kronologi Pisahnya Compulsion dari Xbox

Compulsion Games adalah satu dari dua studio yang kembali merdeka dalam gelombang restrukturisasi Xbox yang dipimpin Asha Sharma. Satu lagi adalah Double Fine, studio di balik Psychonauts. Sementara itu, Ninja Theory dan Undead Labs juga hengkang ke kepemilikan baru yang belum diungkap, dan Arkane Lyon sempat dikabarkan dalam pembicaraan untuk keluar.

Saat kabar ini pertama kali diumumkan, Compulsion langsung menyatakan kepemilikan penuh atas properti intelektual mereka. Langkah ini berbeda dari pola umum di mana IP game biasanya tetap dipegang publisher saat developer berganti kepemilikan.

Pernyataan Resmi Studio

"Kami berterima kasih atas tahun-tahun yang kami habiskan bersama Xbox, atas dukungan yang mereka berikan kepada tim kami, dan atas kesempatan untuk menghadirkan game-game ini kepada pemain di seluruh dunia," tulis studio dalam pengumuman resminya.

"Sebagai studio independen, kami bersemangat untuk terus membangun game khas yang mendefinisikan Compulsion sambil mengambil langkah berikutnya dalam perjalanan kami." Beberapa hari setelah pernyataan itu, Compulsion mengumumkan sedang mencari proyek baru.

Dampak Restrukturisasi ke Internal Xbox

Perombakan besar-besaran yang diinisiasi Sharma berdampak luas, termasuk ke tim yang menggarap franchise inti seperti Bethesda Game Studios dengan The Elder Scrolls 6. Moral karyawan dikabarkan merosot tajam karena ketidakpastian nasib mereka di tengah rencana PHK 1.600 orang yang berlangsung hingga musim panas mendatang.

Kondisi ini menciptakan atmosfer waspada di kalangan developer internal Xbox. Banyak yang menunggu apakah mereka termasuk dalam daftar PHK berikutnya atau tetap dipertahankan dalam struktur baru yang sedang dibangun.

Nasib South of Midnight di Mata Kritikus

South of Midnight dirilis pada musim semi 2025 dan mendapat sambutan beragam. Presentasi visualnya yang memukau, animasi ala stop-motion, serta musik yang terjalin erat dengan gameplay mendapat pujian luas. Namun, mekanisme permainan yang dangkal membuat paket keseluruhannya terasa kurang memuaskan.

Di ulasan kami, game ini mendapat tiga dari lima bintang. Keindahan artistiknya tidak cukup untuk menopang pengalaman bermain yang terasa repetitif di pertengahan hingga akhir permainan.

Keputusan Compulsion untuk menerbitkan sendiri di Steam menandai babak baru bagi studio asal Montreal ini. Dengan hak penuh atas tiga franchise di tangan, mereka kini memiliki kendali total atas arah pengembangan ke depan tanpa intervensi publisher.

Reporter: Ivan Setiawan
Sumber: eurogamer.net This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top