BALI — Penggemar perangkat streaming Android mulai resah. Nvidia Shield TV, yang selama bertahun-tahun dianggap sebagai salah satu kotak streaming terbaik, kini menunjukkan tanda-tanda akan pensiun secara diam-diam. Meskipun Nvidia belum mengeluarkan pernyataan resmi soal penghentian produksi, ketersediaan model standar (bukan Pro) di berbagai toko daring sudah sangat terbatas.
Dilansir dari laporan Android Police, model dasar Nvidia Shield TV sudah nyaris tidak tersedia di pengecer besar seperti Amazon dan Best Buy di Amerika Serikat. Beberapa toko hanya menyisakan stok sisa, sementara yang lain menampilkan status "tidak tersedia" atau "kehabisan stok".
Situasi ini kontras dengan varian Shield TV Pro yang masih bisa dibeli dengan mudah. Model Pro, yang dibanderol lebih mahal, menawarkan RAM lebih besar dan dukungan AI upscaling yang lebih agresif. Namun, hilangnya model dasar dari rantai pasok menjadi sinyal kuat bahwa Nvidia sedang merapikan lini produknya.
Di pasar Indonesia, Shield TV memang bukan perangkat massal seperti Mi Box atau Chromecast. Harganya yang tinggi dan distribusi yang terbatas membuatnya lebih dikenal di kalangan enthusiast dan pengguna berat yang menginginkan performa gaming ringan plus streaming 4K mulus.
Jika Nvidia benar-benar menghentikan model dasar, konsekuensinya bukan hanya soal ketersediaan. Pengguna yang sudah memiliki perangkat ini mungkin akan bertanya-tanya soal jadwal update Android TV atau patch keamanan ke depannya. Shield TV dikenal dengan dukungan software jangka panjang, dan penghentian penjualan sering kali menjadi awal dari berkurangnya prioritas update.
Hingga berita ini ditulis, Nvidia belum memberikan komentar apa pun soal nasib Shield TV. Tidak ada siaran pers, tidak ada pengumuman di forum resmi, dan tidak ada teaser soal penerusnya. Dalam industri gadget, keheningan seperti ini biasanya pertanda buruk, apalagi jika ditambah dengan pola distribusi yang mulai mengering.
Beberapa analis menduga Nvidia mungkin sedang fokus mengalihkan sumber daya ke lini produk lain yang lebih menguntungkan, seperti kartu grafis GeForce atau layanan cloud gaming GeForce NOW. Shield TV, meskipun legendaris, mungkin sudah tidak lagi masuk dalam prioritas bisnis perusahaan.
Bagi yang masih ngotot ingin memiliki Shield TV, opsi paling realistis saat ini adalah membeli varian Pro yang masih tersedia di beberapa toko internasional. Harganya memang lebih tinggi, sekitar USD 149 (sekitar Rp 2,4 juta), tapi performa dan fiturnya masih menjadi standar emas untuk perangkat streaming Android.
Alternatif lain adalah mulai melirik kompetitor seperti Apple TV 4K, Amazon Fire TV Cube, atau Google TV Streamer. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan, terutama dari sisi ekosistem dan harga. Untuk pengguna yang hanya butuh streaming murah, Chromecast dengan Google TV atau Xiaomi TV Stick masih jadi puan rasional.
Satu hal yang pasti: jika kalian pengguna setia Shield TV model dasar dan perangkat masih berfungsi baik, tidak perlu panik. Perangkat ini masih akan berjalan normal untuk waktu yang lama. Namun, jika berencana membeli unit baru, waktu kalian untuk mendapatkan model dasar mungkin sudah hampir habis.