DENPASAR — Tiga cabang lomba yang dipertandingkan meliputi Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Lomba Memasak Menu Pangan Lokal Nonberas dan Olahan Ikan, serta Lomba Paduan Suara. Kota Denpasar mengirimkan SMAN 4 Denpasar untuk lomba senam, SMKN 4 Denpasar untuk lomba memasak, dan tim perwakilan khusus untuk paduan suara.
Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, menegaskan bahwa rangkaian lomba ini dirancang sebagai sarana membangun karakter, kreativitas, dan kebersamaan generasi muda. "Ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter, kreativitas, kebersamaan, dan kecintaan generasi muda terhadap budaya Bali," ujarnya saat membuka acara.
Ia menjelaskan, Lomba Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali bertujuan meningkatkan kebugaran sekaligus melestarikan budaya. Sementara Lomba Paduan Suara difokuskan pada pembentukan kekompakan dan karakter. Lomba Memasak, lanjutnya, mendorong kreativitas dalam mengolah pangan lokal bergizi sebagai upaya mendukung ketahanan pangan keluarga.
Ny. Putri Koster mengaitkan lomba memasak dengan program percepatan penurunan stunting di Bali. Menurutnya, pengolahan pangan lokal nonberas dan olahan ikan menjadi strategi untuk mewujudkan Bali Zero Stunting. Puncak peringatan HKG PKK ke-54 tingkat Provinsi Bali akan digelar pada 24 Juli 2026 di Ardha Candra dengan melibatkan sekitar 15.000 kader PKK dari seluruh Bali. Setelah itu, perwakilan Bali akan mengikuti puncak peringatan tingkat nasional di Makassar.
Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, didampingi Sekretaris II TP PKK Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari, mengapresiasi semangat dan kekompakan seluruh kontingen Kota Denpasar. "Keikutsertaan dalam HKG PKK menjadi momentum mempererat silaturahmi, meningkatkan kapasitas kader dan generasi muda, serta memperkuat kolaborasi dalam mendukung program pemberdayaan keluarga," kata Ny. Ayu Kristi.
Ia optimistis melalui semangat kebersamaan dan gotong royong, TP PKK Kota Denpasar dapat terus berkontribusi mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, sejahtera, dan berdaya saing. Ny. Putri Koster juga mengajak seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas serta menjaga kesehatan sebagai bekal menjadi generasi penerus yang berkualitas.