DENPASAR — Pemerintah Kota Denpasar memulai rangkaian Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Tahun 2026 yang dipusatkan di pesisir Pantai Sidakarya, Denpasar Selatan. Pembukaan kegiatan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa melalui pemukulan gong dan penanaman pohon di area pantai.
Selain upaya penghijauan, Pemkot Denpasar menyerahkan paket sembako kepada anak yatim piatu dan petugas kebersihan di Desa Sidakarya. Langkah ini diambil sebagai bentuk apresiasi terhadap tenaga kebersihan sekaligus penguatan jaring pengaman sosial di tingkat desa.
Dalam arahannya, Arya Wibawa menekankan bahwa seluruh rangkaian BBGRM merupakan implementasi nyata dari semangat menyama braya. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mempercepat pembangunan serta pemberdayaan warga di ibu kota Provinsi Bali ini.
"Kegiatan ini sejalan dengan nilai Vasudhaiva Khutumbakam yang mempererat hubungan antarsesama sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan," ujar Arya Wibawa di sela-sela penanaman pohon.
Pihaknya berharap kolaborasi lintas sektor ini mampu meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama di kawasan pesisir yang menjadi aset penting pariwisata dan ekologi Denpasar.
Ketua Panitia BBGRM 2026, I Made Sutha Atmaja, menjelaskan bahwa agenda tahun ini memfokuskan pada penguatan peran Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM). Tema yang diusung adalah mengoptimalkan peran LPM dalam membangun Kota Denpasar dengan landasan gotong royong.
Sejumlah kegiatan telah dirancang untuk memeriahkan bulan bakti ini, di antaranya:
Hadir dalam pembukaan tersebut Anggota DPRD Kota Denpasar I Wayan Suadi Putra, Kadis DPMD Kota Denpasar I Wayan Budha, serta Camat Denpasar Selatan IB Made Purwanasara. Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda rutin yang efektif menumbuhkan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.