Pencarian

Menteri ESDM Imbau Warga Mampu Tak Pakai BBM Subsidi, Regulasi Masih Dikaji

Senin, 21 September 2026 • 09:23:01 WIB
Menteri ESDM Imbau Warga Mampu Tak Pakai BBM Subsidi, Regulasi Masih Dikaji
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengimbau masyarakat mampu untuk tidak menggunakan BBM bersubsidi.

BALI — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meminta masyarakat mampu berhenti menggunakan BBM bersubsidi karena terjadi pergeseran konsumsi dari nonsubsidi ke subsidi. Imbauan ini disampaikan usai Sidang Paripurna Dewan Energi Nasional (DEN) yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta. Pemerintah belum memutuskan aturan baru, tetapi menegaskan subsidi harus tepat sasaran.

Pernyataan tersebut disampaikan Bahlil usai mengikuti Sidang Paripurna Dewan Energi Nasional (DEN) yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (17/9/2026). Pemerintah memastikan stok BBM bersubsidi tetap disiapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Pergeseran Konsumsi Jadi Pemicu

Bahlil menyoroti fenomena shifting atau perpindahan konsumen dari BBM nonsubsidi ke BBM bersubsidi. Menurut dia, kelompok yang sebenarnya mampu membeli BBM nonsubsidi justru ikut menikmati subsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

"Persoalan shifting dari yang tadinya tidak memakai subsidi dan sekarang mereka memakai subsidi, saran saya sebagai warga negara Indonesia kepada saudara-saudara saya yang mampu, yang mohon maaf mobilnya pakai BMW, kemudian mobil-mobil yang kelas tinggi, ya mohonlah kita pakai hati juga. Janganlah kita pakai BBM subsidi," kata Bahlil dalam keterangan persnya, dikutip Senin (21/9/2026).

Ia menegaskan BBM bersubsidi disediakan bagi masyarakat yang berhak menerima manfaat tersebut. Pemerintah, lanjut Bahlil, perlu memastikan penyaluran subsidi dilakukan secara tepat sasaran.

Regulasi Baru Masih Dikaji

Terkait kemungkinan penguatan regulasi mengenai penggunaan BBM bersubsidi, Bahlil mengatakan pemerintah akan mempertimbangkannya lebih lanjut. Perubahan aturan membutuhkan proses sehingga belum dapat dilakukan secara langsung.

"Saya akan mempertimbangkan, nanti kita lihat. Tapi kan saya harus ngomongin dulu, kalau regulasi itu butuh proses. Tapi imbauan ini penting," ujarnya.

Hingga kini belum ada keputusan resmi soal sanksi atau pembatasan pembelian BBM bersubsidi bagi kendaraan tertentu. Informasi lebih lanjut mengenai kebijakan ini dapat diakses melalui kanal resmi Kementerian ESDM.

Ajakan Berbagi Ruang bagi yang Berhak

Bahlil mengajak masyarakat dengan kemampuan ekonomi lebih baik untuk memberikan ruang bagi kelompok yang benar-benar membutuhkan subsidi. Ia menyinggung pengalaman pribadinya sebagai penerima manfaat program subsidi di masa lalu.

"Kalau yang punya gaji cukup, rumah bagus, pakai hatilah. Ya memang saya harus ngomong begini karena saya ini kan menteri yang pernah makan beras subsidi. Jadi berikanlah hak rakyat yang punya hak itu punya mereka. Jangan yang mampu yang mengambilnya," pungkasnya.

Dampak bagi Penerima Subsidi

Pemerintah menegaskan komitmennya menjaga ketersediaan stok BBM bersubsidi bagi masyarakat yang berhak. Masyarakat yang merasa berhak menerima subsidi dapat memantau informasi resmi mengenai kriteria penerima dan mekanisme penyaluran melalui Kementerian ESDM atau PT Pertamina (Persero).

Warga diimbau waspada terhadap pihak yang mengatasnamakan program subsidi dan meminta pungutan biaya. Pengaduan terkait penyaluran BBM bersubsidi dapat disampaikan melalui kanal resmi Kementerian ESDM atau Pertamina.

Follow lensabali.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bicaraindonesia.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks