Pencarian

Pegadaian Operasikan ATM Emas di Denpasar, Satu dari 20 Unit di Indonesia

Kamis, 15 Oktober 2026 • 19:31:01 WIB
Pegadaian Operasikan ATM Emas di Denpasar, Satu dari 20 Unit di Indonesia
Pegadaian meluncurkan ATM Emas di Kantor Wilayah VII Denpasar, Rabu (14/10/2026).

DENPASAR — Pemimpin Wilayah Kanwil VII Bali Nusra, Edy Purwanto, menyatakan kehadiran ATM Emas di Bali diharapkan memperkuat literasi keuangan sekaligus menumbuhkan kebiasaan berinvestasi secara bertahap di kalangan masyarakat. Layanan ini mengusung semangat "Pengalaman Baru Tring! ATM Emas di Seluruh Indonesia" yang memadukan teknologi digital dengan kepastian aset fisik.

Peluncuran berlangsung di kantor PT Pegadaian Kantor Wilayah VII Denpasar. Dari 20 unit ATM Emas yang telah tersedia di seluruh Indonesia, satu unit ditempatkan di Bali sebagai bagian dari perluasan jaringan layanan emas berbasis teknologi.

Apa Itu ATM Emas dan Bagaimana Cara Kerjanya

ATM Emas merupakan mesin transaksi yang memungkinkan masyarakat membeli dan bertransaksi emas secara mandiri. Layanan ini dikembangkan sebagai bagian dari ekosistem investasi emas yang menggabungkan kemudahan teknologi digital dengan kepastian aset fisik.

Pegadaian menargetkan layanan ini mendekatkan emas kepada masyarakat sebagai instrumen investasi yang mudah dijangkau. Transaksi dilakukan secara bertahap sehingga pemula dapat mulai berinvestasi dengan nominal terjangkau.

Keamanan Aset Fisik Jadi Perhatian Utama

Presiden Direktur Brinks Indonesia, Davidkerim, menekankan aspek keamanan dan keandalan operasional dalam mendukung layanan transaksi emas berbasis teknologi. Menurutnya, kepercayaan masyarakat menjadi faktor penting dalam bisnis emas.

"Kepercayaan masyarakat merupakan faktor penting dalam layanan emas. Karena itu, keamanan penyimpanan, pengelolaan, dan distribusi emas fisik harus menjadi perhatian utama. Inovasi seperti ATM Emas perlu didukung sistem operasional yang andal agar masyarakat dapat menikmati layanan yang praktis dengan tetap memperhatikan aspek keamanan aset," ungkap Davidkerim di acara peluncuran ATM Emas di kantor PT Pegadaian Kantor Wilayah VII Denpasar, Rabu, 14 Oktober 2026.

Kolaborasi antara penyedia layanan keuangan dan perusahaan pengelola keamanan aset diharapkan mendukung pengembangan ekosistem emas yang semakin modern, terintegrasi, dan terpercaya.

Edukasi Sebelum Berinvestasi

Kepala Divisi Bisnis Bullion, Kadek Eva Suputra, menyoroti peluang pengembangan bisnis emas melalui inovasi layanan yang semakin mudah dijangkau masyarakat. Ia menegaskan pengembangan bisnis bullion tidak sekadar soal transaksi emas, tetapi juga memperluas akses masyarakat terhadap investasi melalui layanan yang mudah, aman, dan transparan.

"Pengembangan bisnis bullion tidak hanya berbicara tentang transaksi emas, tetapi juga bagaimana memperluas akses masyarakat terhadap investasi emas melalui layanan yang mudah, aman, dan transparan. Kehadiran ATM Emas menjadi salah satu inovasi untuk mendekatkan emas kepada masyarakat sekaligus mendorong budaya menabung dan berinvestasi secara bertahap," terang Kadek Eva Suputra.

Ia juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat agar calon investor memahami mekanisme transaksi, biaya layanan, serta risiko perubahan harga emas sebelum mengambil keputusan investasi.

Perluasan Layanan di Bali dan Nusa Tenggara

Dengan hadirnya ATM Emas di Denpasar, Pegadaian diharapkan memperkuat penetrasi layanan emas berbasis teknologi sekaligus memperluas literasi keuangan masyarakat di kawasan Bali dan Nusa Tenggara. Kanwil VII Denpasar menaungi wilayah Bali dan Nusa Tenggara.

ATM Emas diposisikan bukan sekadar mesin transaksi, melainkan bagian dari transformasi layanan investasi emas menuju akses yang lebih praktis dan modern. Masyarakat Bali kini dapat bertransaksi emas secara mandiri tanpa terikat jam operasional kantor cabang.

Follow lensabali.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: spotbalinews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks