Pencarian

Denpasar Bidik Wisatawan Berkualitas Lewat 100 Film Dunia di Balinale 2026

Jumat, 01 Mei 2026 • 04:15:06 WIB
Denpasar Bidik Wisatawan Berkualitas Lewat 100 Film Dunia di Balinale 2026
Balinale 2026 akan menampilkan 100 film dari 35 negara sebagai upaya menarik wisatawan berkualitas ke Denpasar.

Pemerintah Kota Denpasar menargetkan gelaran Bali International Film Festival atau Balinale 2026 mampu menarik kunjungan wisatawan berkualitas ke ibu kota Provinsi Bali. Festival film internasional ini diproyeksikan menjadi penggerak strategis sektor pariwisata berkelanjutan melalui kolaborasi industri kreatif dan komunitas seni global.

DENPASAR — Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar berharap gelaran Bali International Film Festival atau Balinale 2026 mampu menjadi magnet baru dalam menarik wisatawan berkualitas ke ibu kota Provinsi Bali. Harapan tersebut muncul seiring dengan persiapan matang yang mulai digulirkan untuk menyambut ajang perfilman bergengsi tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, menyampaikan optimisme ini saat menghadiri acara Road to Balinale 2026 di Bali Beach Garden Terrace, The Meru Sanur, Kamis (30/4/2026) malam. Menurutnya, festival film berskala internasional bukan sekadar ajang hiburan, melainkan instrumen strategis untuk memperkuat posisi Denpasar di peta pariwisata dunia.

"Inilah segmen wisatawan yang kita butuhkan untuk memperkuat kualitas pariwisata Kota Denpasar, bukan sekadar kuantitas kunjungan," kata Eddy Mulya dalam sambutannya di hadapan para pelaku industri kreatif.

Fokus pada Pariwisata Berkelanjutan dan Sektor Kreatif

Eddy Mulya menjelaskan bahwa wisatawan yang hadir melalui ajang seperti Balinale memiliki karakteristik khusus. Mereka cenderung memiliki minat tinggi terhadap budaya, seni, dan pertukaran gagasan lintas negara. Hal ini dinilai memberikan nilai tambah yang signifikan bagi pengembangan pariwisata berkelanjutan di Bali, khususnya di wilayah perkotaan seperti Denpasar.

Pemkot Denpasar menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi terlibat aktif sebagai mitra strategis dalam membangun ekosistem industri kreatif. Investasi pada talenta lokal menjadi prioritas utama pemerintah daerah dalam jangka panjang.

"Kami percaya bahwa investasi terbaik bagi masa depan pariwisata Kota Denpasar adalah investasi pada sumber daya manusia kreatif yaitu para sineas muda, seniman, dan komunitas budaya yang duduk bersama kita di ruangan ini," tegas Eddy Mulya.

Kolaborasi Global dan Kehadiran 100 Film Internasional

Festival Director Balinale, Deborah Gabinetti, mengungkapkan bahwa rangkaian Road to Balinale 2026 dirancang sebagai ruang interaksi inklusif. Acara ini mempertemukan komunitas lokal, pelaku industri, hingga pegiat budaya dalam suasana yang lebih santai namun tetap produktif.

"Program tersebut mempertemukan sineas dunia dengan mahasiswa pencipta musik visual dalam proses kolaborasi kreatif lintas disiplin," jelas Deborah mengenai salah satu keunggulan program festival tahun ini.

Balinale ke-19 dijadwalkan berlangsung pada 1–7 Juni 2026 dengan ambisi besar. Festival ini akan menghadirkan sekitar 100 film yang berasal dari 35 negara. Kehadiran karya-karya dunia ini diharapkan mampu menyedot perhatian sineas dan wisatawan mancanegara untuk datang langsung ke Denpasar.

Menampilkan Puluhan Penayangan Perdana Dunia

Agenda besar ini juga akan menjadi panggung bagi 20 world premieres, 10 international premieres, serta 26 Asian premieres. Tingginya jumlah penayangan perdana ini menunjukkan kepercayaan industri film global terhadap reputasi Balinale sebagai festival film utama di kawasan Asia Tenggara.

Selain pemutaran film, Balinale 2026 tetap konsisten menghadirkan program pengembangan talenta kreatif. Salah satu yang paling dinanti adalah Art of the Score, sebuah program kolaboratif yang dikembangkan bersama sekolah seni ternama asal Amerika Serikat, The Juilliard School, sejak tahun 2021.

Melalui sinergi antara pemerintah, industri film, dan lembaga pendidikan internasional, Denpasar bersiap mentransformasi diri menjadi hub kreatif yang mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat lokal melalui kunjungan wisatawan yang lebih berkualitas.

Bagikan
Sumber: mcwnews.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks