Dirut Bakti Komdigi Fadhilah Mathar Mundur Setelah 10 Tahun Mengabdi

Penulis: Feri Andika  •  Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:22:01 WIB
Fadhilah Mathar mengumumkan pengunduran diri dari jabatan Dirut Bakti Komdigi melalui akun Instagram resmi @bakti.komdigi.

BALI — Fadhilah Mathar mengumumkan pengunduran diri dari jabatan Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Komdigi setelah 10 tahun mengabdi. Pengunduran diri Fadhilah disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10/2026), melalui akun Instagram resmi @bakti.komdigi. Belum ada keterangan resmi soal tanggal efektif pemberhentian maupun sosok pengganti Fadhilah di kursi Dirut Bakti.

Fadhilah Mathar menyatakan untuk pertama kalinya tidak lagi datang ke kantor Badan Layanan Umum (BLU) Bakti Komdigi. Pernyataan itu disampaikan lewat unggahan akun Instagram @bakti.komdigi yang dikonfirmasi detikINET kepada narasumber.

Dalam pesan perpisahannya, Fadhilah menyebut alasan mundur adalah memberi kesempatan bagi generasi penerus. Ia menyapa para pegawai Bakti sebagai "Jong Bakti" dan meminta mereka melanjutkan perluasan konektivitas digital di seluruh Indonesia.

Siapa Fadhilah Mathar di Kursi Dirut Bakti

Fadhilah dilantik sebagai Direktur Utama Bakti Komdigi pada 14 Agustus 2023 oleh Menteri Komunikasi dan Informatika saat itu, Budi Arie Setiadi. Sebelum menduduki posisi tersebut, ia menjabat Direktur Sumber Daya dan Administrasi Bakti.

Sepanjang kepemimpinannya, Bakti menjalankan mandat penyediaan akses telekomunikasi dan informasi bagi wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Lembaga ini mengelola anggaran negara untuk membangun infrastruktur konektivitas di daerah yang belum terjangkau operator komersial.

Pesan untuk Pegawai: Integritas dan Transparansi Anggaran

Fadhilah menekankan pentingnya menjaga integritas dalam pengelolaan anggaran negara. Ia menyebut APBN sebagai "celengan suci raksasa" tempat masyarakat menitipkan doa dan cita-cita.

"APBN adalah celengan suci raksasa, tempat doa & cita-cita kita ditabung. Kelola dengan integritas & transparan, serta ajak otoritas terkait untuk menjaga & mendampingi Bakti," tulis Fadhilah dalam pesan perpisahannya.

Ia juga meminta pegawai Bakti tidak kehilangan semangat saat menghadapi tantangan tugas. Fadhilah mengajak mereka mengingat manfaat akses internet yang sudah hadir di sekolah, puskesmas, kantor desa, tempat ibadah, hingga posko di pelosok Nusantara.

DNA Pejuang dan Semangat Sumpah Pemuda

Dalam pesan perpisahannya, Fadhilah menyebut para pegawai Bakti memiliki "DNA pejuang". Ia meminta mereka terus memperjuangkan konektivitas sektor publik dan keterhubungan digital bagi masyarakat di desa-desa terpencil.

"DNA rekan-rekan adalah DNA pejuang. Teruslah berjuang untuk konektivitas sektor publik & keterhubungan digital bagi masyarakat di desa-desa terpencil, tertinggal, terluar, terdepan, terjauh, & berbagai T lainnya," tulisnya.

Fadhilah mengaitkan momen pengunduran dirinya dengan semangat persatuan yang diwariskan para pemuda pada 28 Oktober 1928. Ia mengajak pegawai Bakti merajut persatuan Indonesia secara digital.

"Jong Bakti, bergembiralah & tuluslah meneruskan perjuangan merajut persatuan Indonesia secara digital," tutup Fadhilah.

Terima Kasih ke Kementerian dan Mitra Bakti

Fadhilah menyampaikan permohonan maaf serta terima kasih kepada Kementerian Komunikasi dan Digital dan seluruh mitra Bakti. Mitra yang disebut meliputi kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, penyedia layanan telekomunikasi, lembaga pendidikan, komunitas, hingga organisasi masyarakat.

Menurut Fadhilah, kontribusi berbagai pihak itu membantu pemerintah menyediakan layanan, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat ekosistem digital di wilayah prioritas. Ia juga mengaku bangga pernah memimpin Bakti bersama jajaran direksi, dewan pengawas, kepala Satuan Pengawasan Internal (SPI), manajemen, dan seluruh pegawai.

"Kebanggaan luar biasa pernah menakhodai BAKTI bersama BoD, Kepala SPI, manajemen, & seluruh Jong BAKTI yang hebat & solid. Saya pasti merindukan energi & kekompakan kita. Terima kasih tak terhingga, Chiefs," ucapnya.

Kekosongan Kepemimpinan yang Belum Terjawab

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai proses administratif pengunduran diri Fadhilah. Tanggal efektif pemberhentian dan sosok yang akan menggantikannya sebagai Direktur Utama Bakti Komdigi juga belum diumumkan.

Kekosongan kursi Dirut Bakti menjadi perhatian karena lembaga ini memegang peran kunci dalam program perluasan akses internet di wilayah 3T. Sejumlah proyek konektivitas pemerintah, termasuk penyediaan layanan di fasilitas publik, bergantung pada pengelolaan anggaran dan eksekusi Bakti.

Nama pengganti Fadhilah akan menentukan arah kebijakan Bakti ke depan, terutama dalam mempercepat pemerataan infrastruktur digital di daerah yang masih bergantung pada dukungan anggaran negara.

Reporter: Feri Andika
Sumber: inet.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top