BALI — Fenomena motor lawas yang kembali diminati ini terlihat pada sejumlah model yang populer di Indonesia era 1990-an sampai 2000-an. Model-model itu dulu mudah ditemui di jalan, sekarang justru dicari penggemar dan kolektor.
Pantauan VIVA Otomotif pada Senin 14 September 2026 menunjukkan harga di pasar bekas sangat ditentukan tahun pembuatan dan kondisi unit. Berikut tiga model yang paling menonjol.
RX-King adalah motor sport 2-tak 135 cc yang punya basis penggemar kuat sampai sekarang. Di pasar bekas, unit dengan kondisi biasa masih bisa ditemukan di kisaran Rp20 jutaan.
Unit yang lebih terawat, orisinal, atau punya nilai khusus ditawarkan sekitar Rp30 juta sampai Rp40 jutaan lebih. Angka itu jauh di atas harga barunya dulu.
Kondisi ini bukan hal baru. RX-King generasi awal yang masih terjaga pernah ditawarkan lebih dari Rp20 juta, sementara unit tertentu sempat mencapai sekitar Rp50 juta.
Astrea Grand menarik karena dulu jadi motor bebek yang sangat umum dipakai masyarakat. Pada masanya, harga motor ini hanya sekitar Rp3 jutaan.
Sekarang unit yang terawat dan orisinal mulai dicari penggemar motor lawas. Meski begitu, harganya masih relatif terjangkau dibanding motor kolektor lain.
Unit biasa bisa ditemukan mulai sekitar Rp3 juta hingga Rp15 jutaan. Motor yang benar-benar orisinal, mulus, atau sudah direstorasi dengan komponen langka punya harga jauh lebih tinggi.
NSR 150 punya posisi berbeda dari Astrea Grand. Honda pertama kali membawa NSR 150R ke Indonesia pada 1997 dari Thailand, lalu menghadirkan beberapa varian seperti NSR 150RR dan NSR SP.
Harga bekasnya sangat tergantung varian. NSR 150RR yang beredar di pasar berada di kisaran Rp90 juta hingga Rp120 jutaan.
Varian NSR 150SP yang lebih langka bisa punya harga jauh lebih tinggi lagi. Kelangkaan unit jadi faktor utama di balik lonjakan harga varian ini.