Kebakaran Indekos di Denpasar Selatan Tewaskan Lansia 70 Tahun, 10 Kamar dan Bengkel Las Ludes

Penulis: Eri Subagio  •  Jumat, 28 Agustus 2026 | 15:09:31 WIB
Kebakaran meludeskan 10 kamar indekos dan sebuah bengkel las di Jalan Tukad Pancoran IV, Denpasar Selatan, Jumat (28/8) pagi.

DENPASAR — Peristiwa kebakaran hebat menghanguskan sebuah indekos bangunan semi permanen di Jalan Tukad Pancoran IV, Panjer, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali, Jumat (28/8) pagi. Selain meludeskan 10 kamar kos, api juga merambat ke satu rumah pribadi dan sebuah bengkel las yang berada tepat di samping lokasi kejadian.

Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, Iptu Azel Arisandi, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut korban jiwa merupakan seorang lansia yang kondisi fisiknya sudah lemah.

“Jasad korban tertimbun puing-puing bangunan. Korban meninggal dunia merupakan seorang lansia yang sudah susah untuk berjalan atau susah bergerak untuk beraktivitas,” kata Iptu Azel Arisandi, Jumat (28/8) siang.

Kronologi: Api Membesar Saat Warga Usai Salat Subuh

Kebakaran terjadi sekitar pukul 05.30 WITA. Saksi berinisial AJ (70) menuturkan, saat itu ia baru selesai melaksanakan salat subuh dan melihat para penghuni lantai dua berhamburan keluar sambil berteriak ada kebakaran.

“Saksi melihat di lantai dua api sudah membesar. Kemudian saksi keluar menyelamatkan diri,” jelas Iptu Azel. Saksi mengaku ada yang sempat mencoba menolong istrinya, korban SM, namun bangunan keburu roboh dan menimpa korban.

Saksi lain, GH (41), mengaku melihat cahaya aneh dari celah pintu kamar kosong di sebelah kamarnya. Ia sempat membangunkan dua anaknya sebelum berlari keluar sambil berteriak memperingatkan penghuni lain.

Penghuni Luka Bakar Saat Berusaha Mengambil Dompet

Salah satu korban selamat, IGNBT (30), mengalami luka bakar setelah kembali ke kamarnya di lantai dua untuk mengambil dompet. Saat turun, ia terkena sambaran api dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bros.

Sementara itu, saksi IGNW (45) yang merupakan kakak korban menuturkan, ia terbangun karena mendengar teriakan kebakaran dan sempat menyelamatkan diri bersama adiknya. Namun, adiknya memilih kembali ke kamar untuk mengambil barang berharga.

Dugaan Penyebab: Korsleting Listrik dari Kamar Kosong

Iptu Azel menyebutkan, api pertama kali muncul dari salah satu kamar kos yang tidak berpenghuni. Api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya.

“Penyebab kebakaran dugaan awal dari konsleting listrik dari kamar kos-kosan yang kosong,” ungkapnya.

Petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kota Denpasar berhasil menjinakkan api sekitar pukul 07.15 WITA. Sebanyak tujuh unit mobil Damkar dikerahkan untuk memadamkan api yang membakar bangunan semi permanen tersebut.

Jenazah korban SM selanjutnya dibawa ke RSUP Prof Ngoerah Denpasar untuk keperluan identifikasi dan autopsi. Polsek Denpasar Selatan masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mendalami penyebab pasti kebakaran.

Reporter: Eri Subagio
Sumber: kanalbali.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top