OSL Indonesia Resmi Luncurkan Layanan Aset Digital di Bali, Usung Kepatuhan Regulasi OJK dan Dukungan Kapabilitas Global

Penulis: Feri Andika  •  Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15:02 WIB
OSL Indonesia meluncurkan layanan aset digital di Bali dengan mengusung kepatuhan regulasi OJK dan kapabilitas global.

BADUNG — OSL Indonesia, platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), resmi meluncurkan identitas serta visi misi barunya di Bali. Acara bertajuk "OSL's Obsession Night: Where Global Compliance Meets Relentless Innovation" berlangsung di kawasan Pantai Melasti, Desa Ungasan, Badung, Rabu (19/8) malam.

Mengusung slogan "Empowered by Global Compliance," perusahaan menegaskan tiga nilai utama yang menjadi fondasi layanannya: Global, Compliant, dan Empowering. Direktur Utama OSL Indonesia, Ivan Arilito, menyebut peluncuran ini merupakan wujud komitmen membangun platform aset digital yang inklusif bagi masyarakat Indonesia.

"Dengan slogan 'Empowered by Global Compliance,' OSL Indonesia berpijak pada tiga nilai utama: Global, Compliant, dan Empowering. Nilai-nilai ini melandasi dedikasi kami dalam menghadirkan layanan aset digital yang didukung kapabilitas internasional, kepatuhan regulasi yang ketat, serta komitmen pada edukasi dan transparansi bagi seluruh pengguna," ujar Ivan dalam keterangan resmi yang diterima redaksi, Kamis (20/8).

Fitur Unggulan dan Inovasi Tokenisasi Aset

Untuk menjawab kebutuhan pasar yang dinamis, OSL Indonesia mengoptimalkan layanan dengan menghadirkan fitur Quick Trade/RFQ. Fitur ini memungkinkan eksekusi perdagangan secara cepat dengan akses layanan 24/7 bagi para pengguna.

Perusahaan juga melihat potensi besar dari inovasi teknologi tokenisasi aset. Langkah ini dinilai mampu memperluas utilitas aset digital dalam ekosistem finansial yang lebih luas di Indonesia.

USDGO: Jembatan ke Aset Digital Berbasis Dolar AS

Sejalan dengan komitmen tersebut, OSL Indonesia menghadirkan USDGO sebagai salah satu pilihan aset digital di platformnya. USDGO merupakan aset digital dengan nilai 1:1 terhadap dolar Amerika Serikat, berbasis aset distribusi pada JPMorgan OnChain Liquidity-Token Money Market Fund dan BlackRock USD Institutional Digital Liquidity Fund.

Kehadiran USDGO menjadi bagian dari upaya perusahaan memberikan pilihan aset digital yang lebih beragam. Inovasi ini sekaligus memperkenalkan perkembangan terbaru dalam ekosistem aset digital kepada pengguna Indonesia.

Pentingnya Tata Kelola di Tengah Pertumbuhan Industri Kripto

CFO ICEX, Rizky Indraprasto, menyoroti pentingnya peran platform pertukaran aset digital seperti OSL Indonesia dalam mendorong pertumbuhan ekosistem aset keuangan digital dalam negeri. Menurutnya, ekosistem aset kripto merupakan salah satu industri dengan pertumbuhan masif di Indonesia.

"Tentunya, pertumbuhan tersebut perlu disertai dengan tata kelola dan manajemen risiko yang baik," ujar Rizky.

Melalui Grand Launch ini, OSL Indonesia mempertegas posisinya sebagai mitra keuangan digital terpercaya yang siap tumbuh bersama masyarakat Indonesia menuju masa depan ekonomi digital yang berkelanjutan.

Risiko dan Edukasi bagi Calon Pengguna

Sejalan dengan perkembangan industri, OSL Indonesia mengingatkan bahwa perdagangan dan investasi aset digital memiliki risiko. Risiko tersebut mencakup fluktuasi harga, potensi kehilangan modal, likuiditas, teknologi, serta perubahan regulasi.

Perusahaan mendorong setiap pengguna untuk memahami karakteristik dan risiko aset digital sebelum mengambil keputusan. Pengguna diminta melakukan riset mandiri (Do Your Own Research/DYOR) serta mempertimbangkan profil risiko dan kondisi finansial masing-masing.

OSL Indonesia merupakan anggota Indonesia Crypto Exchange (ICEX) dan terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) di Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (KOMDIGI).

Reporter: Feri Andika
Sumber: baliekbis.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top