Ribuan Pemancing Padati Tukad Bindu Denpasar, Wali Kota Jaya Negara Buka Lomba Lele Air Deras untuk Dana Karya Banjar Saraswati

Penulis: Haris Maulana  •  Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:32:31 WIB
Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara melepas ikan lele secara simbolis sebagai tanda pembukaan lomba mancing di Tukad Bindu, Denpasar, Minggu (9/8/2026).

DENPASAR — Ribuan pemancing dari Kota Denpasar dan luar daerah memadati aliran Tukad Bindu, Kesiman, sejak subuh. Mereka membawa perlengkapan mancing masing-masing untuk mengikuti lomba yang dibuka langsung oleh Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Minggu (9/8/2026).

Pembukaan lomba ditandai dengan penebaran ikan lele secara simbolis ke aliran sungai oleh Wali Kota. Panitia menyebar lebih dari 500 kilogram ikan lele, termasuk enam ekor "ikan master" berbobot di atas 3 kilogram dan 50 ekor ikan berpita khusus berhadiah doorprize.

Inovasi Dana Karya: 2.100 Kupon Ludes dan Hadiah Total 6 Kategori

Kelian Adat Banjar Saraswati, Anak Agung Ngurah Srijaya Widiada, menjelaskan lomba ini digelar sebagai inovasi penggalian dana kreatif. Tujuannya mendukung persiapan Karya Melaspas dan Mendem Pedagingan Banjar Saraswati yang dijadwalkan berlangsung Desember mendatang.

Antusiasme peserta terlihat dari 2.100 kupon seharga Rp60.000 yang ludes terjual. Lomba memperebutkan total hadiah uang tunai untuk enam kategori bobot ikan master terberat, dengan Juara 1 meraih Rp2.500.000 hingga Juara 6 sebesar Rp250.000.

Wali Kota: Edukasi Menjaga Kelestarian Sungai

"Tentu kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Semoga selain menjadi wahana rekreasi dan penyaluran hobi, ajang ini juga menjadi edukasi untuk terus menjaga kelestarian lingkungan dan kebersihan aliran sungai," ujar Wali Kota Jaya Negara.

Kegiatan ini turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Bali I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, Anggota DPRD Provinsi Bali AA Gede Agung Suyoga, dan Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede.

Harapan Banjar: Penggalian Dana Berbasis Hobi Terus Berkembang

Pengurus banjar berharap inovasi kegiatan kemasyarakatan berbasis hobi ini dapat terus berkembang secara kreatif. Model ini dinilai tidak hanya bergantung pada metode penggalian dana konvensional yang selama ini umum digunakan.

Lomba mancing lele di Tukad Bindu menjadi contoh bagaimana kegiatan warga bisa menggabungkan unsur rekreasi, pelestarian lingkungan, dan kebutuhan finansial upacara adat dalam satu ajang.

Reporter: Haris Maulana
Sumber: letternews.net This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top