Update Harga Tecno, Infinix, dan Itel 31 Juli 2026: Pova 7 Jadi Incaran di Bawah Rp 2,5 Juta, Note 60 Ultra Tembus Rp 12 Juta

Penulis: Ivan Setiawan  •  Jumat, 31 Juli 2026 | 20:53:01 WIB
Tecno Pova 7 varian 8/128 GB dibanderol Rp 1.977.000 per 31 Juli 2026.
kompetitif ketiga merek di bawah bendera Transsion. ISI:

BALI — Data harga yang dihimpun dari situs resmi dan marketplace per 31 Juli 2026 menunjukkan persaingan internal yang menarik di grup Transsion. Ketiga merek ini berjalan dengan strategi berbeda. Tecno fokus pada inovasi kamera dan desain, Infinix agresif di sektor performa gaming, sedangkan Itel bertahan di segmen ultra-budget. Memahami posisi harga antar seri adalah kunci agar tidak salah pilih.

Peta Harga Tecno: Dari Rp 999 Ribu sampai Rp 7,1 Juta

Di lini Tecno, seri Spark menjadi pintu masuk termurah dengan Spark Go 1 4/64 GB di harga Rp 999.000. Namun, perhatian utama tertuju pada Tecno Pova 7 yang dibanderol cuma Rp 1.977.000 untuk varian 8/128 GB. Harga ini menempatkannya sebagai pesaing langsung Infinix Hot 70 dan menjadi salah satu opsi paling menarik untuk kebutuhan harian dengan RAM besar.

Di kelas menengah, Camon 50 (8/128 GB) dihargai Rp 3.659.000, bersaing ketat dengan Pova 6 Pro 5G yang cuma selisih Rp 360 ribu. Pilihan menarik juga datang dari Phantom V Flip 5G di Rp 5.399.000—salah satu HP lipat termurah yang bisa didapat di Indonesia saat ini, meski dengan konsekuensi chipset kelas menengah.

Infinix: GT 50 Pro dan Note 60 Ultra Naik Kelas

Infinix jelas mendorong batas harga mereka ke atas. Note 60 Ultra dengan RAM 12 GB dan penyimpanan 512 GB menyentuh angka Rp 11.999.000, sebuah lompatan besar dari posisi tradisional Infinix di segmen Rp 2-4 jutaan. Ini sinyal berani, tapi harus dibuktikan dengan kualitas build dan software support yang mumpuni untuk bersaing dengan merek China lain di harga tersebut.

Bagi yang mencari performa mentah, GT 50 Pro (12/256 GB) di Rp 6.799.000 menawarkan spesifikasi menarik. Namun, perhatikan bahwa seri Note 60 reguler (8/256 GB) di Rp 4.449.000 mungkin menjadi titik manis yang lebih masuk akal untuk mayoritas pengguna—kecuali kamu benar-benar butuh chipset gaming kelas atas.

Itel: Pilihan Paling Murah dengan Konsekuensi

Itel tetap konsisten di segmen bawah. Itel A100C dengan RAM 3 GB dan penyimpanan 64 GB dibanderol sekitar Rp 1,2 juta, menjadikannya opsi paling terjangkau di daftar ini. Namun, jujur saja: dengan RAM 3 GB, pengalaman multitasking akan sangat terbatas. Aplikasi seperti WhatsApp dan media sosial masih bisa berjalan, tapi gaming berat atau membuka banyak tab browser akan terasa lambat.

Itel S26 Ultra (8/256 GB) di Rp 2,7 juta justru menarik perhatian. Harga tersebut menawarkan RAM besar dan storage lega, sesuatu yang jarang ditemukan di kelas harga ini dari merek lain. Namun, perlu diingat bahwa kualitas layar dan kamera biasanya menjadi area kompromi utama di harga ini.

Analisis: Mana yang Layak Dibeli?

Untuk budget di bawah Rp 2 juta, Tecno Pova 7 (8/128 GB) adalah pilihan paling masuk akal. RAM 8 GB memastikan kelancaran operasional harian, dan penyimpanan 128 GB cukup untuk kebutuhan standar. Jika budget bisa ditambah sedikit, Infinix Hot 70 (8/128 GB) di Rp 3.199.000 menawarkan pengalaman lebih premium.

Di rentang Rp 3-4 juta, persaingan sengit antara Tecno Pova 6 Pro 5G (Rp 3.299.000) dan Infinix Note 50X 5G (Rp 2.869.000). Pova 6 Pro menang di RAM lebih besar, sementara Note 50X lebih murah. Pilihan tergantung prioritas: butuh 5G dan hemat, atau RAM lega?

Satu catatan penting: daftar harga ini bisa berubah sewaktu-waktu dan bervariasi antar toko. Selalu cek harga terkini di marketplace sebelum memutuskan, karena selisih Rp 50-100 ribu sering terjadi antara satu penjual dengan penjual lainnya.

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli

  • Software update: Baik Tecno, Infinix, maupun Itel masih kalah konsisten dibanding Samsung atau Xiaomi dalam hal update sistem operasi dan patch keamanan. Umumnya hanya dapat 1-2 kali update OS besar.
  • Nilai jual kembali: Depresiasi harga HP Transsion cenderung lebih cepat. Jika kamu rutin ganti HP tiap 1-2 tahun, pertimbangkan hal ini.
  • Kualitas layar: Di kelas harga Rp 1-2 jutaan, panel LCD masih dominan. Pastikan kamu cek langsung kecerahan dan sudut pandang sebelum membeli, terutama untuk penggunaan di luar ruangan.
Reporter: Ivan Setiawan
Sumber: tekno.kompas.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top