MANGUPURA — Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja menggandeng Dekranasda setempat untuk mendorong IKM naik kelas. Salah satu langkahnya adalah dengan menggelar pelatihan pengemasan hasil produk pangan yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Lurah Sading, Senin (20/7).
Dalam sambutannya, Rasniathi Adi Arnawa menekankan bahwa produk olahan pangan warga Sading—mulai jajanan kering, basah, hingga aneka olahan lain—memiliki cita rasa yang tak kalah dari daerah lain. “Yang perlu terus ditingkatkan adalah kualitas kemasan produk agar lebih menarik, informatif, dan memenuhi standar keamanan pangan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kemasan yang baik harus mencantumkan masa kedaluwarsa, menjaga higienitas, dan mampu meningkatkan kepercayaan konsumen. “Dengan kemasan yang lebih profesional, produk akan memiliki nilai tambah dan daya saing yang lebih tinggi,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Dekranasda Badung menyerahkan bantuan alat pengemasan secara simbolis kepada para peserta. Bantuan ini diharapkan langsung bisa digunakan untuk memperbaiki kualitas kemasan produk masing-masing IKM.
Pemkab Badung tidak hanya berhenti pada pelatihan. Rasniathi menyebut, pemerintah juga akan memfasilitasi promosi produk IKM melalui pameran dan event di Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung (Puspem). Promosi melalui media sosial juga didorong agar jangkauan pemasaran lebih luas. “Pelaku IKM juga perlu melengkapi identitas usaha seperti kartu nama agar konsumen mudah mengenali dan menghubungi,” imbuhnya.
Ketua Panitia Pelaksana yang juga Kepala Bidang Pembangunan Sumber Daya Industri Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Badung, I Made Rai Suarimbawa, melaporkan bahwa seluruh kegiatan ini didanai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026.
Ia mengajak seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh. “Ilmu dan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan untuk mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat Badung,” ungkapnya.