Ketua Dekranasda Badung Buka Pelatihan Kemasan Produk Pangan, 39 Pelaku IKM Sading Dapat Bantuan Alat

Penulis: Haris Maulana  •  Senin, 20 Juli 2026 | 18:02:01 WIB
Ketua Dekranasda Badung membuka pelatihan pengemasan produk pangan bagi 39 pelaku IKM di Kelurahan Sading, Senin (20/7).

MANGUPURA — Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja menggandeng Dekranasda setempat untuk mendorong IKM naik kelas. Salah satu langkahnya adalah dengan menggelar pelatihan pengemasan hasil produk pangan yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Lurah Sading, Senin (20/7).

Kemasan Jadi Kunci Daya Saing Produk Lokal

Dalam sambutannya, Rasniathi Adi Arnawa menekankan bahwa produk olahan pangan warga Sading—mulai jajanan kering, basah, hingga aneka olahan lain—memiliki cita rasa yang tak kalah dari daerah lain. “Yang perlu terus ditingkatkan adalah kualitas kemasan produk agar lebih menarik, informatif, dan memenuhi standar keamanan pangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kemasan yang baik harus mencantumkan masa kedaluwarsa, menjaga higienitas, dan mampu meningkatkan kepercayaan konsumen. “Dengan kemasan yang lebih profesional, produk akan memiliki nilai tambah dan daya saing yang lebih tinggi,” tegasnya.

Bantuan Alat dan Strategi Promosi Digital

Pada kesempatan yang sama, Ketua Dekranasda Badung menyerahkan bantuan alat pengemasan secara simbolis kepada para peserta. Bantuan ini diharapkan langsung bisa digunakan untuk memperbaiki kualitas kemasan produk masing-masing IKM.

Pemkab Badung tidak hanya berhenti pada pelatihan. Rasniathi menyebut, pemerintah juga akan memfasilitasi promosi produk IKM melalui pameran dan event di Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung (Puspem). Promosi melalui media sosial juga didorong agar jangkauan pemasaran lebih luas. “Pelaku IKM juga perlu melengkapi identitas usaha seperti kartu nama agar konsumen mudah mengenali dan menghubungi,” imbuhnya.

Anggaran dari APBD 2026, Peserta Diminta Serius

Ketua Panitia Pelaksana yang juga Kepala Bidang Pembangunan Sumber Daya Industri Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Badung, I Made Rai Suarimbawa, melaporkan bahwa seluruh kegiatan ini didanai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026.

Ia mengajak seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh. “Ilmu dan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan untuk mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat Badung,” ungkapnya.

Reporter: Haris Maulana
Sumber: balikonten.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top