Gubernur Bali Koster Jadi Satu-satunya Pemimpin Daerah Asia di London Climate Action Week 2026, Paparkan Kebijakan Hijau

Penulis: Feri Andika  •  Kamis, 02 Juli 2026 | 22:39:31 WIB
Gubernur Bali Wayan Koster menjadi satu-satunya pemimpin daerah Asia yang tampil di London Climate Action Week 2026.

LONDON — Gubernur Bali Wayan Koster menjadi satu-satunya perwakilan dari Asia yang duduk bersama para pemimpin daerah dunia dalam London Climate Action Week 2026. Acara yang berlangsung pada 23 Juni 2026 itu dihadiri oleh 26 kepala daerah, termasuk delapan gubernur dan wali kota, serta perwakilan organisasi internasional dan komunitas lingkungan dari Amerika, Amerika Latin, Eropa, Afrika, hingga Asia.

Dalam pertemuan yang berlangsung pukul 08.00–11.00 waktu setempat, Koster memaparkan berbagai kebijakan hijau yang telah diterapkan di Pulau Dewata. Ia menjadi satu-satunya kepala daerah dari Asia yang mendapat kesempatan berbicara di forum yang membahas percepatan aksi penanganan perubahan iklim tersebut.

Apa Isi Paparan Gubernur Koster di Forum Internasional Itu?

Meski rincian materi yang disampaikan belum diungkap secara detail, kehadiran Koster di London Climate Action Week 2026 menegaskan posisi Bali sebagai salah satu daerah yang serius dalam isu lingkungan. Forum ini merupakan ajang tahunan yang mempertemukan para pembuat kebijakan dan pemimpin lembaga internasional untuk membahas langkah konkret mengatasi perubahan iklim.

Pemprov Bali sendiri sebelumnya telah meluncurkan sejumlah kebijakan ramah lingkungan, termasuk larangan kantong plastik sekali pakai dan program menuju Bali bersih. Langkah ini dinilai sejalan dengan agenda global pengurangan emisi karbon.

Bali Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional

Di sisi lain, Bali juga tengah bersiap menjadi daerah percontohan nasional untuk program digitalisasi bantuan sosial (bansos). Gubernur Koster menegaskan komitmennya untuk "tancap gas" menyukseskan program tersebut usai mengikuti Rapat Koordinasi dan Monitoring Perluasan Piloting Digitalisasi Bansos di 43 kabupaten/kota di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kemendagri, Jakarta, Selasa (30/6).

Pemprov Bali menargetkan pendaftaran digitalisasi bansos rampung pada akhir Juli 2026. Langkah ini diharapkan membuat penyaluran bantuan lebih tepat sasaran dan transparan.

Transparansi SPMB SMA/SMK dan Pergantian Stan PKB

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Bali I Dewa Made Indra memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA/SMK Tahun Ajaran 2026/2027 berlangsung transparan dan akuntabel. Masyarakat diberi ruang mengawasi seluruh proses seleksi sehingga tidak ada celah praktik curang.

Di sektor ekonomi kreatif, pergantian pelaku usaha stan kuliner dalam rangka Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 resmi dimulai. UMKM kloter kedua mulai menempati stan di kawasan Taman Budaya Bali (Art Center) Denpasar, menggantikan kloter pertama yang telah berjualan selama 15 hari sejak pembukaan PKB.

Reporter: Feri Andika
Sumber: balipost.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top